Libur Panjang, Yogya Makin Padat
Libur panjang akhir pekan kali ini menambah deretan keluhan masyarakat tentang parahnya kepadatan lalu lintas.
Penulis: gil | Editor: oda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kota Yogyakarta sudah dikenal padat lalu lintas bagi penghuninya. Libur panjang akhir pekan kali ini menambah deretan keluhan masyarakat tentang parahnya kepadatan lalu lintas, jarak tempuh pun meningkat.
Seorang pegawai swasta, Ilham Putra (26) misalnya, pada Sabtu (10/12/2016) malam ia harus menempuh 45 menit berkendara mobil dari Jalan Pasar Kembang menuju Jalan Malioboro.
Lama perjalanan tersebut dikarenakan antrean panjang kendaraan menuju Jalan Malioboro diurai hingga ke Kotabaru dan terjadi penumpukan di persimpaan antara Jalan Pasar Kembang, Gandekan, dan Jlagan Lor.
"Macet dan semua ruas jalan dipenuhi kendaraan bermacam-macam, mulai dari andong sampai bus pariwisata, padahal sudah diurai tetap padat kendaraan," ujar Ilham kepada Tribun Jogja pada Senin (12/12/2016).
Ada pula seorang ibu asal Gamping, Sutinah (45) yang mengaku kewalahan menyetir saat libur panjang. Ia terkena macet dari Jalan Mataram menuju Jalan brigjen Katamso pada Minggu (11/12/2016) malam.
Ia harus menyetir perlahan selama 30 menit hingga akhirnya bisa berjalan lancar saat mencapai persimpangan Pojok Beteng Wetan.
"Mungkin karena ramai sekaten ya jadi berimbas ke ruas jalan lain. Benar-benar bikin lelah menyetir kalau lagi libur panjang," tuturnya.
Seorang mahasiswa Perguruan Tinggi swasta, Yoyok (28) mengutarakan, walau beberapa perubahan jalur atau rekayasa lalu lintas dilakukan, tetap saja kemacetan tak terelakkan.
Ia menyebut, beberapa ruas jalan yang ia lewati setiap hari sering mengalami kepadatan, antara lain jalan Laksda Adisucipto menuju Jalan Affandi, Jalan Sudirman, Jalan Mataram, dan ruas jalan Selokan Mataram.
"Kampus saya di Jalan Gejayan (Affandi), mau menuju Ring Road utara macet sampe 30 menit. Tiap hari selalu terjadi macet," ungkapnya.
Ia berharap ada solusi dengan membuat jalur baru yang lebih jauh sehingga tidak mudah terjadi penumpukkan kendaraan ketika volume kendaraan yang masuk Kota Yogyakarta meningkat.
Kasat Lantas Polresta Yogyakarta Kompol Dwi Prasetyo mengatakan, selama libur panjang akhir pekan ini, ia menerjunkan seluruh personilnya, termasuk staf agar tidak mngambil libur.
Selain mengatur arus lalu lintas, polantas juga dikerahkan untuk membantu pengamanan dan pengaturan di objek wisata.
"Kita juga back up untuk Sekaten hingga jam 1 dini hari, semua personil kita kerahkan," ujar Dwi.
Kursi Penuh
Selain jalanan, transportasi umum juga mengalami kepadatan. Manajer Humas PT KAI Daop VI, Eko Budianto mengatakan, o kupansi kursi kereta api tujuan dan dari Yogyakarta mencapai lebih dari 90 persen.
"Hari-hari biasa itu hanya kisaran 85 persen, sekarang libur Maulid Nabi ini penuh misalnya saja untuk tujuan ke Jakarta dan Bandung," ujar Eko. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepadatan-lalu-lintas_20161213_081145.jpg)