Tentara Kejam ISIS yang Senang Memenggal Manusia Ternyata Kasihan Pada Kucing

Memenggal kepala musuh biasa saja menurutnya, tetapi hal terberat adalah meninggalkan kucing kesayangannya di rumah.

Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
dailymail.co.uk
Rachid Kassim 

TRIBUNJOGJA.COM - Baru-baru ini, salah satu pemimpin ISIS yang selama ini paling banyak dicari melakukan sebuah wawancara sensasional dengan lembaga peneliti jihad.

Memenggal kepala musuh biasa saja menurutnya, tetapi hal terberat adalah meninggalkan kucing kesayangannya di rumah.

Rachid Kassim adalah salah satu pemimpin ISIS yang memutuskan untuk berhijrah dari negara asalnya Perancis ke Suriah.

Di negara asalnya, ia merasa selalu diawasi polisi karena diyakini memiliki pandangan radikal.

Lalu pada suatu malam, ia memutuskan untuk meninggalkan Perancis bersama istri dan anaknya yang paling kecil, menuju ke Suriah.

"Kami meninggalkan semuanya. Khususnya kucing saya. Saya memiliki kucing yang mempesona yang saya tinggalkan di Gaziantep. Itu salah satu hal yang paling menyedihkan tentang hijrah saya," ujarnya seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (20/11/2016).

Ia juga ditanya bagaimana perasaannya ketika memenggal kepala manusia.

Menurutnya, memenggal kepala binatang akan sulit, tetapi memenggal kepala orang yang dianggapnya musuh lebih mudah.

Selama ini, Kassim merupakan salah satu pemimpin ISIS yang paling banyak dicari, karena diduga terlibat serangkaian teror di Perancis.

Melalui sebuah video propaganda, ia bahkan memuji aksi teror truk yang membunuh 86 orang, saat perayaan Bastille Day. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved