Miras Maut Diduga dari Cawas
Kepolisian telah melakukan penyisiran di titik-titik yang diduga lokasi peredaran miras di Ngawen. Seperti di Samben ataupun Jurangjero.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Sektor Ngawen terus mendalami kasus minuman keras (miras) oplosan yang merenggut dua nyawa di wilayah Ngawen, Gunungkidul, hari Minggu (23/10/2016) lalu.
Saksi-saksi yang selamat dari minuman maut tersebut pun akan diperiksa oleh kepolisian.
"Salah satu saksi yang juga korban miras oplosan tersebut hingga kini masih dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung. Nanti juga akan kami periksa," ujar Kapolsek Ngawen, Tri Wibawa, Selasa (25/10/2016).
Kepolisian telah melakukan penyisiran di titik-titik yang diduga lokasi peredaran miras di Ngawen. Seperti di Samben ataupun Jurangjero, namun tidak ditemukan apapun.
Namun setelah dirunut, ternyata miras oplosan tersebut bukan didapat dari wilayah Gunungkidul, namun berasal dari daerah Cawas, Klaten.
Selengkapnya simak di halaman 6 Tribun Jogja edisi Rabu (26/10/2016). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/miras-mabuk_dshf_20160526_184220.jpg)