Menuju MEA, Perawat Harus Mampu Bersaing
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kota Yogyakarta periode 2016-2021.
Penulis: app | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kota Yogyakarta periode 2016-2021.
Dihadiri puluhan pengurus, acara tersebut berlangsung di ruang Aula Akasia Rumah Sakit Jogja, Kamis (20/10/2016).
Edy Sumbodo terpilih sebagai Ketua DPD PPNI Kota Yogyakarta periode 2016-2021. Edy dilantik menggantikan ketua sebelumnya yang dijabat oleh Agus Sudrajat.
Edy akan mengemban tugas untuk menjawab tantangan dunia kesehatan selama lima tahun kedepan.
Edy menjelaskan PPNI mempunyai tugas pokok untuk menjalankan kebijakan PPNI pusat, terutama terkait pembinaan anggota.
Baik dari segi regulasi, registrasi, lisensi, maupun pendidikan berkelanjutan.
"Untuk menjawab tantangan kesehatan sekarang ini, pendididkan masyarakat semakin tinggi artinya tuntutan juga meningkat dan tenaga kesehatan wajib membekali diri," ujarnya.
Lanjutnya, perawat harus mampu terus mengembangkan diri terutama dalam aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap.
Sikap sendiri di garis bawahi sebagai upaya memberikan pelayanan yang baik dan kompeten.
Mempunyai anggota sekitar 2000 perawat, Menurut Edy tantangan terbesar PPNI Kota Yogyakarta untuk lima tahun kedepan adalah menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Perawat harus segera mungkin mempersiapkan diri dan mental.
"Tantangan era MEA kemungkinan besar banyak tenaga dari luar masuk. Jadi harus bisa membekali diri supaya tidak menjadi penonton di negara sendiri. Harus meningkatkan kualitas agar diterima di pangsa pasar," tegasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/perawat_fdgdfg_20161021_144109.jpg)