Bos Tiket.com Memilih Hidup Susah di Indonesia Ketimbang di Kanada
Ada pula orang indonesia asli yang sudah mendapatkan izin menetap di sebuah negara maju, akhirnya memilih pulang ke Indonesia.
Penulis: gil | Editor: oda
"Ternyata banyak sekali yang bisa dikerjakan di Indonesia. Kesempatannya begitu besar. Tanpa pikir panjang, selama dua minggu saya jual seluruh barang pribadi di Kanada dan Februari 2011 kembali ke tanah air," terangnya.
Penuh polemik
Walau telah berbekal lulusan luar negeri dan pengalaman bekerja di perusahaan ternama, nyata Gaery kesulitan membangun bisnis di Indonesia.
Jatuh bangun sebagai pebisnis sudah ia alami berkali-kali. Namun Gaery berpegang teguh bahwa dirinya tetap merasa beruntung telah kembali ke Indonesia.
"Kalau ditanya, enak tidak pulang ke Indonesia? sangat tidak enak. Hidup di Indonesia itu susah. Tapi apakah saya menyesal? tentu sangat tidak menyesal dan merasa beruntung telah pulang," tuturnya.
Gaery berprinsip, hidup di Indonesia itu sulit namun ditengah kehidupan yang sulit dan banyak tekanan, disitulah biasanya kesempatan muncul.
Gaery pun menemukan peluang besar tersebut. Ia dan tiga temannya melihat ada sebuah peluang bisnis besar dari kondisi Indonesia.
"Negeri ini negeri kepulauan, tapi informasi pergi ke berbagai tempat sangat minim dan rumit dengan berbagai langkah. Lalu terpikirkan kenapa tidak membuat satu sistem yang mengintegrasi seluruh kebutuhan saat merencanakan bepergian," jelas Gaery.
Di tahun yang sama, Tiket.com akhirnya terbentuk. Walau dengan berbagai kendala, akhirnya perusahaan yang memasuki tahun kelima sukses menjadi pemain utama bisnis tiket dan travel.
Dari perjuangan membangun Tiket.com dari nol hingga menjadi besa, Gaery mempunyai pesan bagi generasi muda Indonesia.
Menurutnya, anak-anak muda Indonesia mempunyai semangat nasionalisme yang sangat tinggi dan itu harus terus dijaga untuk kemajuan bangsa Indonesia.
"Saya melihat hal yang sangat positif terhadap generasi muda Indonesia. Saya yakin Indonesia bisa lebih maju tapi hal tersebut tidak akan terwujud bisa tidak dimuluai dari generasi muda Indonesia itu sendiri," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gaery-undarsa_20160814_094410.jpg)