Dosen Fakultas Hukum UMM Meninggal Diseruduk Truk Mixer
Seorang dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) bernama Nurul Maghfiroh (47) dinyatakan tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Azka Ramadhan
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Seorang dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) bernama Nurul Maghfiroh (47) dinyatakan tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Yos Sudarso, Cacaban, Magelang Tengah, Kota Magelang, pada Rabu (3/8/2016) petang.
Kecelakaan yang menewaskan warga Sawahan RT 04 RW 07, Pancuranmas, Secang, Kabupaten Magelang tersebut, terjadi tepat di depan Kantor BPLK Kota Magelang.
Nurul yang mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi (nompol) AA 6740 HB, tersungkur setelah diseruduk sebuah truk mixer Mitsubishi Fuso bernompol AA 1629 EH milik PT Armada Hada Graha, yang dikendarai oleh Solichin, warga Grogolan RT 11 RW 05, Jambewangi, Secang, Kabupaten Magelang.
Tak berhenti sampai di situ, sebagian tubuh Nurul yang kondisinya telah tersungkur akhirnya terlindas ban depan dan belakang truk mixer tersebut.
Praktis, dosen Fakultas Hukum UMM itupun terseret hingga beberapa meter, yang membuatnya mengalami luka cukup parah.
Melaju Pelan
Dipaparkan oleh Santoso , seorang saksi yang saat itu berada di tempat kejadian perkara (TKP), ia melihat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan rendah dari arah selatan atau Alun-alun Kota Magelang dan hendak belok ke kiri atau ke arah barat.
"Dari arah yang sama, secara tiba-tiba, truk mixer itu muncul dan melaju dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sudah sangat dekat dengan motor korban, truk mixer tak sanggup lagi menghindar," katanya.
Mengetahui adanya kejadian tersebut, beberapa personel Polres Magelang Kota langsung datang ke TKP.
Korban yang berada dalam kondisi kritis pun segera dibawa menggunakan mobil patroli menuju RSUD Tidar.
Namun sayang, korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Patah Tulang
Ipda Deta Christopher, Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Magelang Kota, menuturkan, bahwa dalam kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya satu nyawa tersebut, korban mengalami patah tulang paha kanan dan kiri, patah tulang betis kiri, luka di bibir bagian atas, serta di beberapa bagian sekitar perut.
"Untuk sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan cukup parah, terutama ringsek di bagian depannya," ujar Deta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mayat_dfvdhf_20160406_220727.jpg)