Arus Mudik & Balik 2016

Ini Dia Tujuh Jalur Alternatif Mudik di Bantul

Tujuh titik jalur alternatif yang dipersiapkan ini ditujukan untuk kelancaran arus balik dan mudik selama Lebaran tahun 2016 ini.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/ Bramasto Adhy
Ilustrasi 

Suwito menjelaskan, penambahan rambu di wilayah jalur alternatif ini merupakan salah satu program untuk menghadapi arus mudik Lebaran.

Di wilayah Imogiri, yang merupakan jalur alternatif menuju Wonosari, Gunungkidul, pihaknya menemukan masih cukup banyak rambu yang kurang.

“Apalagi, jalan di sana juga relatif sempit dan meliuk-liuk naik turun. Rambu-rambu ini cukup penting,” ujar Suwito.

Menurut Suwito rambu-rambu yang akan ditambah berupa Rambu Pendahulu Penunjuk Jurusan (RPPJ) sebanyak 15 buah.

Nantinya, di wilayah Mangunan dan Dlingo juga akan diperlebar jalannya karena dinilai terlalu sempit.

“Saat ini lebar bahu jalannya hanya enam meter. Kami sudah mengusulkan ke provinsi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan membuat rest area di wilayah Mangunan.

Hal ini, selain untuk menjadi tempat peristirahatan bagi pemudik yang akan menuju Wonosari, juga akan menambah daya tarik wilayah yang wisatanya saat ini sedang berkembang ini.

Adapun, hingga kini, Dishub telah menyediakan water barrier sebanyak 45 buah, traffic cone sebanyak 175 buah untuk rekayasa lalu lintas.

Serta, 60 buah untuk portabel petunjuk arah yang akan ditempatkan di jalur utama dan jalur alternatif.

Pihaknya juga terus melakukan pengecekan untuk RPPJ, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan alat pengendali dan pengaman jalan. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved