Arus Mudik & Balik 2016
Ini Dia Tujuh Jalur Alternatif Mudik di Bantul
Tujuh titik jalur alternatif yang dipersiapkan ini ditujukan untuk kelancaran arus balik dan mudik selama Lebaran tahun 2016 ini.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak tujuh titik ruas jalur alternatif dipersiapkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul.
Tujuh titik jalur alternatif yang dipersiapkan ini ditujukan untuk kelancaran arus balik dan mudik selama Lebaran tahun 2016 ini.
Kepala Dishub Bantul, Suwito menjelaskan, tujuh jalur alternatif ini dibagi menjadi dua jalur ke Daerah Istimewa Yogyakarta, serta alternatif menuju Wonosari, Gunungkidul.
Jalur alternatif yang dipersiapkan ini, merupakan jalur untuk mendukung jalur utama agar pemudik tidak terjebak kemacetan.
“Setidaknya ada dua jalur alternatif ke DIY yang disiapkan Dishub Bantul bagi kendaraan pemudik yang datang dari arah barat, yaitu melewati simpang Toyan (Kulonprogo) melewati Srandakan (Bantul)-Cengkiran-Wijirejo-Gua Selarong-Bangunjiwo-ring road selatan,” jelas Suwito.
Dari arah barat, ujarnya, juga bisa melalui simpang Sedayu atau Jalan Wates- Pajangan-Wijirejo-Gua Selarong kemudian masuk kawasan jalan lingkar selatan.
Sementara, untuk alternatif kedua, pemudik bisa melalui simpang Toyan-Srandakan-simpang tiga Kadirojo-ring road barat Bantul-Klodran menuju ring road selatan.
“Jika lewat Sedayu, pemudik bisa melalui Pajangan-Wijirejo-simpang tiga Kadirojo sebelum masuk ring road selatan. Ini untuk alternatif ke DIY yang kedua,” jelasnya.
Suwito menambahkan, untuk jalur alternatif ke Wonosari atau wilayah di Gunungkidul, terdiri dari tiga jalur alternatif.
Yakni, dari simpang Toyan atau Sedayu masuk simpang tiga Kadirojo-Palbapang-Imogiri-Pleret (Banyakan)- Piyungan. Atau, Toyan/Sedayu-Simpang tiga Kadirojo-Palbapang-Imogiri- Mangunan-Dlingo-Dodogan-Gunungkidul.
Untuk jalur alternatif ke Gunungkidul juga bisa melewati jalur selatan, yaitu dari Toyan-simpang tiga Kadirojo-Palpabang-Imogiri kemudian lewat Panggang.
Hal ini juga berlaku untuk arus balik dari arah sebaliknya.
Tambah Rambu
Dishub juga menambah rambu lalu lintas di jalur alternatif dari Bantul ke Gunungkidul via Imogiri. Pasalnya, di wilayah tersebut cukup minim rambu-rambu dan penerangan sehingga rawan terjadi kecelakaan.