Mahasiswa UGM Coba Kembangan Program Investasi untuk Bantu Keluarga Desa
Rushan dan beberapa temannya dari Universitas Gadjah Mada, memberanikan diri untuk mengembangkan program investasi berbasis pemberdayaan masyarakat.
Penulis: una | Editor: oda
Dalam perjalanan satu tahun sosio entrepreneur ini, budidaya ikan lele sudah mencapai 1 ton di setiap panennya.
Diakui Nisa dan teman-teman bahwa kini sudah terdapat 20 kolam aktif, lebih dari 50 investor yang menanamkan modalnya, dan setidaknya para petani sudah mendapatkan penghasilan sesuai UMR yang ada di desa.
Jika terjadi gagal panen, pihaknya akan meng-cover kolam yang gagal panen dengan memanfaatkan dana bersama. Dana tersebut merupakan dana kolektif dari setiap investasi yang masuk.
Besaran dana bersama sekitar 7 persen dari investasi. Dana bersama diambil dari dana awal investasi.
“Dengan adanya IWAK.me kami berharap akan membantu keluarga di desa menjadi lebih baik, membantu keluarga yang kurang mampu. Dan setidaknya, membantu pemerintah menekan angka kemiskinan,” tutupnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tunjukkan-website_20160504_202359.jpg)