Lima Candi di Yogyakarta Yang Wajib Dikunjungi
Sebenarnya selain Candi Borobudur dan Prambanan, Yogyakarta memiliki masih banyak candi lagi tak kalah indah dan megah.
Penulis: Hamim Thohari | Editor: oda
2. Candi Sambisari
Candi Sambisari
Candi Sambisari terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Candi ini cukup unik karena terletak 6,5 meter di bawah permukaan tanah. Posisi candi yang berada di bawah permukaan tanah, diperkirakan oleh para ahli karena tertimbun meterial dari letusan gunung Merapi.
Hal ini terlihat dari banyaknya batu material vulkanik di sekitar candi.
Candi Sambisari adalah candi Hindu yang dibangun sekitar abad 9 Masehi.
Candi ini ditemukan kembali secara tidak sengaja oleh seorang petani ketika sedang mencangkul di area persawahan dan mengenai sebuah batu candi yang berukir pada tahun 1966.
Setelah melalui penelitian ternyata temuan tersebut merupakan bagian kecil dari sebuah gugusan candi yang terpendam hingga kedalaman 6,5 meter di dalam tanah yang merupakan endapan lahar vulkanis Merapi.
Pada bulan September 1966 dilakukan kegiatan penelitian sistematis berupa ekskavasi arkeologis. Pada tahun 1975 hingga 1977 berhasil ditemukan satu buah bangunan induk dan tiga buah candi perwara (pendamping).
Candi utama yang menghadap ke barat kondisinya relatif utuh, dengan denah berbetuk bujur sangkar berukuran 13,65 x 13,65 meter persegi dengan tinggi 7,5 meter.
Pada sisi luar tubuh candi induk terdapat relung-relung yang ditempati oleh beberapa arca yakni, arca Durga (sisi utara), arca Ganesa ( sisi timur), arca Agastya (sisi selatan).
Menaiki tangga pintu masuk candi induk, anda bisa menjumpai hiasan berupa seekor singa yang berada dalam mulut makara (hewan ajaib dalam mitologi Hindu) yang menganga.
Di tengah ruangan candi utama terdapat sebuah Lingga lengkap dengan yoninya yang berukuran cukup besar. Di sepanjang tepi lingga terdapat alur untuk menampung air persembahan yang dialirkan ke cucuran berhiaskan kepala ular
Sedang ketiga candi perwara yang letaknya berhadapan dengan candi utama saat ini hanya baturnya yang tersisa. Masing-masing candi perwara berdenah dasar bujur sangkar seluas 4,8 meter persegi.
Kompleks Candi sambisari dikelilingi oleh dua lapis pagar. Halaman luar seluas 50 x 48 m dikelilingi pagar batu rendah, sedangkan halaman dalam dikelilingi pagar batu setebal sekitar 50 cm dengan tinggi sekitar 2 m.
Di masing-masing sisi terdapat pintu masuk tanpa gapura atau hiasan lain.
Candi Sambisari yang berada di sebuah cekungan besar tampak indah terlihat, terlebih ditunjang dengan lingkungan candi yang bersih dan tertata rapi.
Selain bisa mempelajari sejarah, pengunjung juga bisa berfoto-foto dengan latar belakang candi.