Tarif Angkutan Umum di Gunungkidul Belum Ikut Turun
Pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Gunungkidul baru akan menurunkan tarif jika sudah ada keputusan dari pengurus Organda DIY.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium belum diikuti penyesuaian tarif angkutan umum di Gunungkidul.
Pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Gunungkidul baru akan menurunkan tarif jika sudah ada keputusan dari pengurus Organda DIY.
Sekretaris Organda Gunungkidul, Wasdiyanto mengatakan, sampai saat ini tarif angkutan umum masih normal, meski harga BBM turun Rp500 per liter.
Keputusan untuk menurunkan atau tetap menggunakan tarif lama akan ditetapkan pada Senin (4/4/2016) mendatang setelah ada rapat di Organda DIY.
"Sampai sekarang tarifnya masih sama, belum ada penurunan," katanya, Jumat (1/4/2016).
Tarif angkutan umum di Gunungkidul sendiri bervariasi. Untuk tarif angkutan kota saat ini masih sebesar Rp3.000, untuk pelajar Rp2.000, angkutan kota dalam provinsi Rp9.500, angkudes berkisar Rp8 ribu-Rp10 ribu.
Selengkapnya simak di halaman 6 Tribun Jogja edisi Sabtu (2/4/2016). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/angkutan-di-terminal-gk_20160107_161643.jpg)