Rutin Konsumsi Vitamin C Kurangi Risiko Katarak
Mereka yang mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah yang lebih tinggi, sepertiga lebih rendah terkena katarak dalam waktu 10 tahun.
Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Katarak terjadi secara alami karena faktor usia dan genetik.
Namun dari sebuah hasil studi terbaru, mengkonsumsi vitamin C yang cukup ternyata dapat menghambat perkembangan penyakit tersebut.
Studi ini melibatkan lebih dari 1.000 pasang kembar perempuan berusia 60 tahun di Inggris.
Hasilnya, mereka yang mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah yang lebih tinggi, sepertiga lebih rendah terkena katarak dalam waktu 10 tahun.
Menurut Dr Christopher Hammond yang memimpin studi ini, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang mengurangi risiko katarak.
Cairan di dalam mata mengandung vitamin C yang membantu mencegah oksidasi yang mengarah pada pengaburan lensa mata.
Mengkonsumsi vitamin ini dengan cukup dapat meningkatkan jumlah vitamin dalam cairan mata sehingga memberi perlindungan tambahan terhadap katarak.
Namun, penelitian ini baru menjelaskan asosiasi, belum dapat membuktikan hubungan sebab akibat antara vitamin C dan katarak.
"Meskipun tidak dapat benar-benar dihindari, tetapi mengkonsumsi vitamin C dapat menunda timbulnya katarak," kata Hammond seperti dikutip dari CBS News, Sabtu (26/3/2016).
Hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Opthalmology ini menunjukkan bahwa diet dan gaya hidup memiliki pengaruh penting terhadap timbulnya penyakit tersebut.
Menurut Hammond, faktor genetika hanya menyumbang sekitar 35 persen saja terhadap katarak. Sedangkan diet dan faktor lingkungan dapat berpengaruh hingga 65 persen. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jeruk_2103.jpg)