Keren Dab! Paskhas Punya Senjata Antipesawat yang Bisa Nembak dari Jarak 6 Km

Selain digunakan dengan cara dipanggul, QW-3 juga dapat dipasang dengan menggunakan mounting hingga dua pelontar sekaligus atau disebut double QW-3.

Penulis: Santo Ari | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Santo Ari
Komandan Denhanud 474 Paskhas, Mayor Pas Heru Widodo menjelaskan penggunaan pelontar rudal QW-3 kepada Pangkosek hanud I Marsma TNI Novyan Samyoga, Kamis (24/3/2016). 

Teknologi ini menurut Heru Widodo sudah diserap ke anggotanya diiringi dengan latihan-latihan untuk mengasah kemampuan mereka.

"Kami datangkan alutsista berteknologi, maka doktrinnya harus berbeda. Setiap minggu prajurit akan belajar dengan materi seputaran Smart Hunter dan QW-3. Sebelumnya kami juga sudah mengirimkan prajurit ke Cina untuk mempelajari teknologi ini," jelasnya.

Kini, setiap triwulan secara bertahap prajurit akan berlatih, mulai dari latihan perorangan sesuai tugasnya seperti penembak, pembantu penembak, dan komandan penembak.

Triwulan berikutnya latihan perkelompok antara penempak QW-3 dengan Smart Hunter, dan triwulan selanjutnya latihan dengan kekuatan satu datasemen.

"Semuanya berperan di sini. Bahkan juru mudipun juga mempunyai tanggung jawab penting dalam keberhasilan misi," tandasnya.

Salah satu prajurit yang bertugas menjadi penembak Kopda Eko Supriyanto mengatakan, ia bersama prajurit lain pernah ditugaskan mengamankan beberapa acara penting bertaraf internasional, seperti Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika 2015 di Bandung, hingga APEC ASEAN Summit.

"Kami mengamankan gedung pertemuan. Pengamanannya memutari gedung utama dengan jarak tertentu. Kalau tidak ada lapangan, ya kami bawa QW-3 ke atas balkon gedung, karena senjata ini bisa ditenteng," terangnya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved