Yogyakarta Tuan Rumah Pemilihan Hakka Ako & Amoy Indonesia
Untuk pertama kalinya, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah Pemilihan Hakka Ako dan Amoy Indonesia.
Penulis: Rento Ari Nugroho | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk pertama kalinya, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah Pemilihan Hakka Ako dan Amoy Indonesia.
Ajang bertaraf nasional tersebut tentunya akan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan sektor pariwisata di Yogyakarta.
Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Paguyuban Hakka Yogyakarta ke kantor Harian Tribun Jogja, Senin (21/3/2016).
Rombongan paguyuban dipimpin oleh Ketua Pelaksana kegiatan, Sugiarto. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Bidang Pembekalan, Lisjeni; Wakil Ketua Bidang Acara, Denny Wahyudi; Panitia Pelaksana Kegiatan, Feni W; dan Seksi Dana Acara, Elina.
Sementara dari Tribun Jogja, Rosa Dharmasari sebagai Wakil Pemimpin Perusahaan menerima kunjungan ini, didampingi Manager Sirkulasi, Eddy Utama dan Manager Promosi, Victor.
Sugiarto mengatakan, untuk pertama kalinya Yogyakarta menjadi tuan rumah kegiatan bertaraf nasional ini.
Acara pemilihan Hakka Ako dan Amoy Indonesiaini akan diadakan di Jogja City Mall dan Sahid Rich Hotel pada 23-27 Maret 2016.
"Juara dari acara ini akan dikirim ke pemilihan tingkat dunia. Acara ini juga akan dihadiri oleh Miss Amoy dunia," katanya.
Sugiarto mengungkapkan, sejumlah tokoh masyarakat juga akan hadir dalam kegiatan ini. Mulai dari pejabat pemerintahan hingga penyanyi Mandarin diundang untuk menghadiri acara.
Lisjeni menambahkan, pemilihan Hakka Ako dan Amoy Indonesia di Yogyakarta ini merupakan babak final. Sebanyak 90 peserta dari 14 provinsi di Indonesia akan berebut status juara.
"Rangkaian acara di antaranya pembekalan untuk para peserta. Mereka akan mendapat briefing mengenai public speaking, kepribadian, body languange, table manner dan tentu saja bahasa Mandarin," katanya.
Satu aspek penting dalam acara ini, lanjut Jeni, adalah fokus acara ke arah kemanusiaan dan spiritualitas. Para juaranya tentu harus siap go international.
"Karena itu, kami juga melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota. Para peserta akan dites urin dan mendapat penyuluhan tentang narkoba.
Sugiarto menyambung, acara ini selain memperkenalkan budaya Tionghoa utamanya sub suku Hakka ke masyarakat lebih luas, juga bisa mendorong pariwisata Yogya.
Sebab, ratusan tamu dari luar daerah akan datang ke Yogyakarta. Momen ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pariwisata Yogyakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kunjungan-haka_20160321_125937.jpg)