Ini Dia Penyebab Sakit Punggung pada Orang Kurus
Pack pain atau nyeri punggung disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, aktivitas fisik, faktor genetik, dan berat badan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selama ini beredar anggapan bahwa sakit punggung hanya menyerang orang berbadan gemuk dan orang kurus terbebas dari sakit punggung.
Pasalnya, diyakini orang dengan berat badan di atas rata-rata memiliki lebih banyak beban yang harus ditopang tulang belakang.
Faktanya, orang kurus pun tidak berarti terbebas dari sakit punggung, lo.
Dr. Luthfi Gatam, Sp.OT. Spine Surgeon, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi, menjelaskan hal tersebut pada Media Conference “Mitos & Fakta: Kesehatan Tulang Belakang” yang diselenggarakan Kamis (25/2/2016) lalu di Auditorium Lantai 6 Rumah Sakit Pondok Indah - Pondok Indah.
Ia menyadari bahwa masyarakat seringkali keliru dan menganggap bahwa orang kurus akan bebas dari nyeri punggung.
Faktanya, ujar dr. Luthfi, back pain atau nyeri punggung disebabkan oleh beberapa faktor seperti usia, aktivitas fisik, faktor genetik, dan berat badan.
“Jadi penyebabnya bukan hanya berat badan. Tidak menutup kemungkinan orang bertubuh kurus juga dapat terkena nyeri punggung jika melakukan aktivitas fisik yang berat dan berlebihan,” ujar Konsultan Tulang Belakang di Jakarta Spine Clinic di RS Pondok Indah – Pondok Indah ini.
Sakit punggung memang bisa disebabkan oleh beberapa alasan. Apa saja penyebab sakit punggung pada orang kurus? Simak penjelasan di bawah ini.
1. Tulang Keropos
“Orang yang kurus berhubungan dengan kekeroposan tulang. Akibatnya, tulang mudah patah dan menyebabkan nyeri tulang belakang.”
2. Infeksi Kronis
Dr. Luthfi pun menambahkan, penurunan berat badan yang drastis sangat erat kaitannya dengan infeksi kronis atau keganasan tulang.
3. Aktivitas Fisik
Penyebab sakit punggung pada orang kurus juga bisa jadi karena dipicu oleh aktivitas fisik tertentu.
Aktivitas fisik yang dapat menyebabkan back pain antara lain mengangkat beban berat, olahraga atau aktivitas yang menggunakan beban berat, duduk terlalu lama, bahkan bisa jadi sakit punggung disebabkan vibrasi tinggi terus-menerus seperti saat naik motor.