Laguna Pantai Glagah Kulonprogo Bakal Lebih Ditata

Meski objek wisata ini merupakan penyumbang pendapatan asli daerah terbesar, namun sejumlah titik masih kurang tertata.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Yoseph Hary W
Seorang pengunjung menikmati suasana kawasan Laguna Pantai Glagah, beberapa waktu lalu. Laguna menjadi salah satu titik di kawasan Pantai Glagah yang bakal dimaksimalkan sebagai potensi wisata Kulonprogo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Bakal berdampingan dengan keberadaan bandara baru Kulonprogo, objek wisata Pantai Glagah sudah semestinya segera mendapat perhatian.

Saat ini, meski objek wisata ini merupakan penyumbang pendapatan asli daerah terbesar, namun sejumlah titik masih kurang tertata.

Dinas Pariwisata Kulonprogo pun sudah rasan-rasan untuk memoles kawasan Pantai Glagah ini. Selain mengkaji ulang batas sempadan pantai, rencananya juga bakal menataulang keberadaan para pedagang di kawasan pantai, terutama di Laguna.

Pengusaha warung makan di Laguna Pantai Glagah, Gunarti, mengakui pentingnya penataan dan perhatian pemerintah terhadap kawasan tersebut.

Menurutnya, Pantai Glagah merupakan sasaran destinasi wisata yang paling menarik ketika liburan atau akhir pekan.

"Kami berharap ada perhatian berupa penambahan fasilitas umum. Pengunjung dan juga pengusaha di sini akan merasa semakin nyaman jika dilakukan penataan agar tidak ruwet," katanya, belum lama ini.

Dia menggambarkan, banyaknya pengunjung di kawasan pantai kerap membuat kuwalahan para pengelola warung makan.

Pasalnya, begitu wisatawan datang memesan makanan, tidak sedikit di antara mereka tidak kebagian tempat duduk. Hal itu menunjukkan pengunjung Pantai Glagah sangat banyak.

Kepala Disparpora Kulonprogo, Krissutanto, mengatakan sedang melakukan kajian penataan kawasan tersebut. Namun demikian, menurutnya, tidak hanya Pantai Glagah tetapi juga kawasan objek wisata lainnya.

Untuk Pantai Glagah, rencananya akan dipoles lagi agar menambah daya tarik bagi pengunjung. Sebagai bagian dari pemetaan rencana penataan itu, Krissutanto juga turun lapangan meninjau langsung daerah Laguna Pantai Glagah itu beberapa waktu lalu.

"Ini sangat berpotensi sehingga kami bahas untuk penataan lanjut. Harapannya angka kunjungan semakin meningkat dan menambah tinggi PAD," katanya, Rabu (9/3/2016).

Lebih detail dari sekadar penataan, menurutnya, pemkab perlu kembali mengukur ulang batas atau sempadan pantai. Dengan demikian, penataan dapat dilakukan dengan pedoman batas sempadan tersebut dan tidak menyalahi aturan.

"Karena sempadan pantai juga mempengaruhi penataan pedagang dan tempat usaha lainnya," ujarnya.

Meski Pantai Glagah merupakan objek wisata paling banyak dikunjungi, menurutnya, justru kondisi saat ini menjadi evaluasinya. Pasalnya, kebanyakan pengunjung membeludak hanya ketika akhir pekan. "Terlebih soal fasilitas dan sarpras harus ditingkatkan sehingga menarik lebih banyak pengunjung," lanjutnya.

Dia mengaku optimistis dapat memperbaiki destinasi wisata andalan Kulonprogo itu. Namun, saat ini dia mengaku hanya bisa melakukannya secara bertahap.

Harapannya, kawasan itu kelak juga dilengkapi dengan fasilitas home stay, kuliner, dan pusat oleh-oleh. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved