E-Government di Bantul Terus Ditingkatkan
Pemda memiliki tanggungjawab pelayanan dalam berbagai hal, dalam bidang TI layanan yang diberikan pemda
Penulis: apr | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Untuk meningkatkan kesadaran pemanfaatan teknologi informasi bagi pelayanan publik dan meningkatkan potensi masyarakat di Bantul, Kantor Pengolahan Data Telematika (KPDT) Bantul menggelar workshop TI bagi para pejabat di Bantul pada Selasa (8/3/2016).
Kepala KPDT Bantul, Sri Budoyo mengungkapkan pemda memiliki tanggungjawab pelayanan dalam berbagai hal, dalam bidang TI layanan yang diberikan pemda menurutnya bisa memberika masyarakat untuk berkembang dan memanfaatkan potensi yang dimiliki.
"Baik untuk pengetahuan atau bisnis, pemda sudah gunakan IT untuk memfasilitasi masyarakat," katanya.
Fasilitasi yang dilakukan pemda Bantul dalam bidang IT menurutnya seperti dalam pengembangan usaha, pemgembangan pemasaran kerajinan di Bantul, sistem informasi untuk pusat pariwisata dan kuliner di Bantul, serta lainnya.
Dalam sisi e-government, menurutnya semua desa atau 75 desa di Bantul sudah difasilitasi dalam hal sistem informasi desa (SID). Pihaknya juga terus memperkuat SDM di desa agar bisa memanfaatkan TIK untuk meningkatkan pelayanan.
"E government akan mempercepat reformasi birokrasi dan pelayanan masuarakat secara online di berbagai sektor," tuturnya.
Bupati Bantul, Suharsono mengungkapkan dengan adanya E-government akan terjalin hubungan yang efektif bersoh dan transparan antar pemda Bantul, desa, masyarakat, dan pelaku bisnis.
"Dengan harapan di Bantul dapat diwujudkan kesejahteraan masyarakat," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/harsono-dan-istri_20160222_113145.jpg)