Eks Gafatar Asal DIY Dijemput Kamis Ini
Penjemputan 338 warga DIY anggota eks Gafatar dari asrama haji Donohudan Boyolali, Jateng, tersebut menggunakan tujuh bus yang telah disiapkan.
Penulis: una | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rona R Bunga & Angga Purnama
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berdasarkan hasil rapat koordinasi di Gedong Pracimosono, Kompleks Kepatihan yang diikuti beberapa pihak terkait di DIY, Senin (25/1/2016), dipastikan warga DIY eks anggota Gafatar akan dijemput oleh perwakilan Pemda DIY pada Kamis (28/1/2016) mendatang.
Penjemputan 338 warga DIY anggota eks Gafatar dari asrama haji Donohudan Boyolali, Jateng, tersebut menggunakan tujuh bus yang telah disiapkan Dinas Perhubungan DIY.
Warga DIY eks Gafatar tersebut akan ditampung di Youth Center, Mlati, Sleman dalam kurun waktu maksimal tiga hari. Beberapa fasilitas telah disiapkan dalam penampungan, antara lain obat-obatan dan semua hal yang berhubungan dengan kesehatan.
Dalam masa penampungan tersebut, eks Gafatar akan diberikan beberapa materi yang sifatnya umum maupun edukatif. Sehingga mereka bisa terbuka dan tak terjerat aliran yang bersifat radikal.
"Materinya akan bersifat umum. Ada wawasan kebangsaan, kemasyarakatan, psikologi, keagamaan dan tentunya bersifat edukatif. Materi nanti juga untuk meredam trauma," ujar Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi.
Usai masa penampungan di Youth Center, seluruh eks Gafatar akan dikembalikan sesuai domisili masing-masing. Penanganan selanjutnya diambilalih pemerintah kabupaten/kota.
"Di kabupaten/kota, mereka juga akan melakukan kegiatan sesuai dengan situasi dan kondisi. Materi yang disampaikan di daerah bisa jadi sama, atau dengan pendekatan yang berbeda. Yang terpenting arahnya supaya bisa diterima kembali oleh masyarakat," jelas Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda DIY, Sulistyo. (tribunjogja.com)
Selengkapnya simak di halaman 6 Tribun Jogja edisi Selasa (26/1/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gafatar_dhfdf_20160124_211658.jpg)