Festival Budaya Klasik untuk Lestarikan Budaya di Lereng Merapi
Ada sebuah kesenian yang cukup unik, yakni Gasir Ngentir dari Dusun Karang Anyar yang kerap pentas di kota-kota besar yang ada di Indonesia.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
PELESTARIAN SENI: Salah satu penampilan kesenian di Festival Budaya Klasik yang diselenggarakan di Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (24/1/2016).
“Pemerintah akan selalu mendukung kegiatan dalam rangka melestarikan kebudayaan seperti, supaya kebudayaan yang kita miliki tetap lestari dan bisa diwariskan kepada anak cucu kita,” tuturnya.
Wati warga desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, mengatakan, pementasan kesenian tersebut menjadi sebuah pembelajaran bagi generasi muda.
Hal ini lantaran, perubahan zaman dan era digital membuat kesenian tradisional yang ada semakin jarang dijumpai.
“Ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk melestarikan budaya. Agar jangan sampai budaya modern semakin dikenal, sementara kebudayaan tradisional semakin ditinggalkan,” ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/seni-budaya_dsygfdhs_20160124_172012.jpg)