Gafatar Sasar Orang Berpendidikan Tinggi
Psikolog Sosial UGM, Prof Dr Koentjoro menyampaikan bahwa Gafatar banyak menyasar kaum muda untuk menjadi pengikutnya
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Psikolog Sosial UGM, Prof Dr Koentjoro menyampaikan bahwa Gafatar banyak menyasar kaum muda untuk menjadi pengikutnya.
Anak muda yang direkrut adalah orang-orang berpendidikan tinggi seperti mahasiswa, dosen, dokter dan lainnya.
“Yang jadi sasaran Gafatar adalah intelektual muda tetapi yang tidak mampu berpikir kritis,” jelasnya, di kampus UGM, Rabu (13/1/2016).
Menurutnya, Gafatar sangat lihai dalam mempengaruhi calon pengikutnya dengan mempresentasikan visi misi organisasi.
Mereka mengumbar janji akan adanya perubahan kehidupan yang lebih baik ditengah pemerintahan yang carut marut dan banyak terjadi korupsi.
“Biasanya yang masuk dalam gerakan ini adalah mereka yang merasakan kekecewaan ataupun ketidakpuasan terhadap agama yang ada maupun kondisi pemerintahan saat ini,” terangnya.
Guru Besar Fakultas Psikologi UGM ini menyampaikan Gafatar melakukan pencucian otak (brain wash) pada anggotanya.
Mereka berupaya menanamkan ideologi dan target tujuan kelompok.
“Orang diobrak-abrik idealismenya dan dijanjikan memperoleh kehidupan yang lebih dengan menjadi bagian kelompok ini,” katanya.
Guna menghindari terjadinya cuci otak yang sering dilakukan oleh kelompok ini, Koentjoro menegaskan pentingnya untuk berpikir kritis dalam menyikapi setiap persoalan.
Dalam melihat fakta tidak hanya dengan asumsi-asumsi saja tetapi juga disertai dengan analisa dan evaluasi informasi sebelum mengambil keputusan.
“Kuncinya berpikir kritis, supaya terhindar dari berbagai gerakan ekstrim,” tandasnya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/logo-gafatar_20160112_092757.jpg)