Kunker DPRD Sleman Terlalu Banyak

Jumlah kunker di tahun depan dinilai terlalu banyak dan tidak efektif untuk kinerja legislatif.

Penulis: ang | Editor: Muhammad Fatoni

Laporan Reporter Tribun Jogja, Angga Purnama

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gubernur DIY dalam evaluasi anggaran Kabupaten Sleman tahun 2016, meminta jumlah kunjungan kerja (kunker) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sleman dipangkas.

Pasalnya jumlah kunker di tahun depan dinilai terlalu banyak dan tidak efektif untuk kinerja legislatif.

Dalam evaluasi yang diterima oleh Pemkab Sleman, total jumlah kunker yang diagendakan dewan sebanyak 186 hari.

Sementara jumlah efektif kerja di tahun 2016 hanya 246 hari. Atau hanya ada 60 hari kerja yang efektif dengan total anggaran yang digelontorkan untuk kunker dewan sebesar Rp13.619.479.000.

Evaluasi Gubernur tersebut disampaikan lantaran perlu dilakukan rasionalisasi dan pencermatan ulang terhadap jumlah hari kerja yang digunakan untuk kunker. Hal tersebut mengingat jumlah program legalisasi daerah (prolegda) yang harus diselesaikan sebanyak 24 rancangan peraturan daerah (raperda).

Menanggapi evaluasi itu, Wakil Ketua DPRD Sleman, Sofyan Setyo Darmawan mengatakan terdapat perbedaan perhitungan kunker antara Pemda DIY dengan Sekretariat DPRD Sleman. Menurutnya total kunker hanya 70 hari kerja dari total 246 hari kerja.

Selengkapnya simak di halaman 5 Tribun Jogja edisi Rabu (30/12/2015). (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved