Sering Telat Makan? Inilah Akibatnya

Saat pasokan level glukosa rendah, berarti tubuh jadi kurang efisien untuk menjalankan fungsi normalnya. Ujungnya Anda akan mulai merasa mudah lelah.

Editor: oda
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Selain penyakit lambung menghantui, kerja organ tubuh lainnya juga ikut terganggu. Berikut ini bahaya telat makan jika dilakukan terlalu sering.

1. Mudah lelah dan murung

Menurut Evelyn Tribole, penulis buku Eating on the Run, pasokan glukosa pada otak menjadi terganggu dalam waktu 4-6 jam sejak jam makan terakhir.

Saat pasokan level glukosa rendah, berarti tubuh jadi kurang efisien untuk menjalankan fungsi normalnya.

Ujungnya Anda akan mulai merasa mudah lelah, lesu, dan jadi murung. Karena, gula darah yang rendah mempengaruhi memori, konsentrasi dan juga kinerja mental atau fisik.

2. Metabolisme melambat

Metabolisme tubuh selalu berjalan, meski tubuh sedang beristirahat. Tujuannya untuk membakar kalori dan mengubahnya menjadi energi.

Tingkat metabolisme tubuh ini ditunjang oleh asupan kalori. Pastikan Anda mengonsumsi kalori dengan jumlah cukup untuk menunjang proses pembakaran energi.

Bahaya telat makan ini membuat metabolisme tubuh untuk menyimpan kalori dalam tubuh pun melambat. Dampaknya, lemas dan tak bertenaga, sehingga aktivitas lainpun jadi ikut terganggu.

3. Kram perut (Irritable Bowel Syndrome)

Makan teratur memiliki banyak manfaat untuk fisik dan juga pencernaan. Tapi, banyak orang kerap menangguhkan waktu makan dan berpikir hal tersebut bisa jadi jalan menurunkan berat badan. Sayangnya, hal ini justru berbahaya.

Pasalnya, bahaya telat makan juga bisa menyebabkan Irritable Bowel Syndrome yang mengacu pada kumpulan gejala kronis distress lambung, termasuk kram perut dan nyeri, sembelit atau diare, serta kembung.

Penyakit ini bisa disebabkan karena sindrom iritasi pada usus. akibat pola makan yang salah.

4. Tukak lambung atau radang lambung

Selain perut bisa keram, penyakit berbahaya lain yang bisa muncul adalah tukak lambung atau peradangan pada lambung.

Sumber: Nova
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved