Pilkada Gunungkidul

Debat Terakhir Paslon Paparkan Program Unggulan

Masing-masing pasangan calon (paslon) memaparkan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Ikrob Didik Irawan
net
Ilustrasi 

Tribunjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pelaksanaan debat terakhir calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul yang digelar di Gedung DPRD pada Selasa (1/12/2015) malam menjadi ajang terakhir memaparkan program unggulan sebelum pelaksanaan kampanye terbuka.

Masing-masing pasangan calon (paslon) memaparkan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Debat yang dimoderatori oleh profesor Bakti Setiawan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran para pendukungnya.

Masing-masing paslon memaparkan program unggulannya dalam lima sesion.

Pasangan nomor urut satu, Badingah-Immawan Wahyudi misalnya.

Pasangan yang diusung oleh partai PAN, Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP tersebut memaparkan rencana pembangunan di bidang pariwisata.

Menurutnya, Gunungkidul memiliki potensi besar di bidang pariwisata dan saat ini sudah siap untuk dijual.

Untuk bisa memaksimalkan potensi tersebut, menurut Badingah yang diperlukan adalaj rencana induk pengembangan pariwisata.

Adanya rencana induk tersebut bisa menjadi panduan untuk membangun pariwisata yang ada di Gunungkidul sehingga berkembang dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Sektor pariwisata ini memiliki multi player effeck yang sangat luar biasa. Tumbuhnya desa-desa wisata sudah terbukti memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga tercipta lapangan kerja yang sangat besar sehingga banyak tenaga kerja yang terserap,” katanya

Sementara pasangan nomor urut 2, Benyamin Sudarmadi-Mustangid memaparkan jargon Dalam Ombo Banyu Roto.

Pasangan yang maju melalui jalur independen ini menilai untuk membangun Gunungkidul yang lebih maju, diperlukan adanya infrastruktur yang memadai, terutama jalan dan layanan air bersih.

Untuk itu, pemerintah yang menjadi pelaksana pembangunan harus bisa memfasilitasi masyarakat dengan menyediakan infrastuktur jalan dan air bersih yang memadai.

“Kalau jalan sudah baik, air mudah diperoleh, kami yakin investor akan masuk ke Gunungkidul. Dengan begitu akan terbuka lapangan kerja yang cukup banyak sehingga menyerap tenaga kerja,” ucapnya.

Pasangan nomor urut 3, Djangkung Sudajrwadi-Endah Subekti Kuntariningsih pun tak mau ketinggalan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved