Breaking News:

Beredar, Video Aksi Massa Merusak Mobil di Jalan Damai

Satu unit mobil dirusak masas di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman pada Minggu (22/11/2015)

facebook.com/Ilman Hidayat
Cuplikan adegan aksi massa yang terjadi di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman pada Minggu (22/11/2015) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sekelompok massa melakukan aksi perusakan terhadap satu unit mobil Toyota Yaris, di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman pada Minggu (22/11/2015).

Mereka berkali-kali memukul ke bagian mobil hingga mobil mengalami kerusakan parah, terutama bagian kaca yang hancur berantakan.

Tak hanya itu, pengemudi mobil bernomor polisi F 1211 DA ini juga harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut kesaksian sejumlah warga di lokasi kejadian, saat itu mobil berwarna merah tersebut datang dari arah yang berlawanan dengan konvoi massa.

Tanpa sebab yang belum diketahui, mereka kemudian melakukan aksi perusakan, bahkan ada yang naik ke atas mobil.

Video Perusakan Tersebar


Tak lama setelah kejadian tersebut, muncul rekaman video aksi perusakan tersebut. Video ini langsung tersebar melalui Facebook.

Salah satunya bisa ditemukan lewat video yang diunggah oleh akun Ilman Hidayat.

"Beginikah caranya? Dan terjadi Siang ini di jalan damai.," demikian keterangan yang dilampirkan dalam video yang diunggah pada pukul 16.12 WIB tersebut.

Video tersebut hingga kini sudah ditonton lebih dari 1600 kali penayangan dan juga sudah dishare lebih dari 85 kali oleh pengguna facebook lainnya.

Tonton videonya di sini.

Beginikah caranya? Dan terjadi Siang ini di jalan damai..

Posted by Ilman Hidayat on Sunday, 22 November 2015

Selain itu, ada pula foto-foto mobil yang menjadi sasaran aksi massa tersebut.


Foto: Facebook.com/Ilman Hidayat

Foto: Facebook.com/Ilman Hidayat

Ketika dihubungi, pengunggah video mengatakan bahwa ia mendapatkan video itu dari temannya. Kemudian ia pun mengunggahnya di akun facebook. Selain di facebook, video serupa juga sudah beredar melalui jaringan pesan instan semisal Blackberry Messenger maupun WhatsApp.

Kapolres Sleman Janji Buru Pelaku

Terkait hal itu, Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen berjanji bahwa pihaknya akan memburu pelaku.

Ia juga meminta masing-masing tim sukses paslon untuk dapat mengendalikan dan mengontrol massanya.

“Silakan berkampanye, tapi harus tertib dan damai. Atas kejadian ini kami akan pro aktif mencari pelaku tanpa menunggu laporan dari korban,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Tim Santun, Sadar Narima, menyesal atas kejadian yang mewarnai kampanye tersebut.

Ia mengatakan berbagai kejadian yang muncul dalam kampanye terbuka ini akan menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan kampanye selanjutnya.

“Kami sudah mewanti-wanti pada satgas dari masing-masing partai pengusung untuk mengamankan massanya agar tercipta suasana yang kondusif. Tentu kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi kami,” ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.com)

Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved