Makan Es Krim Buatan Mahasiswa UGM Ini Serasa Makan Sayur
Mereka menamakan produk es krim sayurnya tersebut dengan nama Veggiwagen
Penulis: abm | Editor: Ikrob Didik Irawan
"Dulu pernah ngerasain es krim sayur Veggiwagen di sebuah acara expo. Saya sih jujur enggak terlalu suka sayur. Dulu pas pertama kali nyobain enak banget. Sekarang mumpung lagi ada, saya beli lagi dan harganya pun terjangkau," imbuh Riska.
Es krim sayur ini dijual Rp10.000 per cup dengan dilengkapi beberapa topping seperti almond, oreo, choco cips, marshmallow dan lainnya.
Anggita mengatakan, hal itu dilakukan agar bisa menunjukan kekayaan rasa, namun tidak menunjukan rasa yang berlebihan di lidah para penikmatnya.
"Kalau di mix tiga rasa jadi Rp 12.000. Dulu pas pertama kali kita nyoba jual di acara expo yang lain pada Februari 2015 lalu, dalam waktu 2 jam kita habis 250 cup," kata Anggita.

Tribun Jogja/Septiandri
Ditiru orang
Anggita Cs sempat meninggalkan bisnis es krim sayur mereka selama dua bulan karena harus berangkat Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Tak disangka, tiga varian rasa es krim sayur mereka ada yang meniru. Mereka pun sempat mengecek ke tempat tersebut untuk merasakan rasa es krim sayur yang tempat lain miliki.
"Rasanya sama banget. Dulu sebelum kita punya ide ini sempat cek ke semua tempat dan enggak ada yang jual es krim seperti kami. Mungkin nanti kami akan mengurus hak paten," kata Anggita.
Ia berencana untuk menambah varian rasa es krim sayurnya tersebut, agar akan lebih banyak lagi masyarakat yang dapat merasakan es krim sayur dengan berbagai macam rasa sayur lainnya.
"Kami akan bertahap mengembangkan usaha kami dan terus memperbaiki rasa dari es krim kami. Selain itu, nanti pun kami berencana untuk melakukan uji lab untuk mengecek kadar gizi yang terkandung dalam es krim sayur," paparnya.
Kali ini, Veggiwagen sedang mengikutsertakan es krim sayur mereka dalam Festival Wirausaha dan Seni Kreatif 2015 yang diselenggarakan oleh FEB UGM.
Festival tersebut diselenggarakan pada 8 hingga 11 Oktober 2015 nanti di Plaza FEB UGM Yogyakarta.
Selain es krim sayur, adapun produk-produk lain yang terdapat di 34 stan lainnya, seperti batik jumputan, batu akik, makanan berbahan baku ikan dan lainnya.
Muhammad Izzudin, ketua panitia festival tersebut mengatakan, Festival Wirausaha dan Seni Kreatif 2015 ini bertujuan untuk memperkenalkan bisnis dan jenis wirausaha yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya kepada masyarakat luas.
Kebanyakan peserta yang ikut serta dalam festival ini banyak diikuti oleh para mahasiswa yang sudah merintis kariernya di dunia bisnis.
"Harapannya mahasiswa dan wirausahawan lainnya bisa saling berbagi ilmu di sini. Bisa ikut membantu mereka mengenalkan kepada masyarakat luas," tutup Izzudin. (tribunjogja.com)