Tragedi Mina

Jumlah Sementara Korban Tewas Insiden Mina Mencapai 453 Orang

Dilansir dari akun Twitter resminya, otoritas pertahanan sipil Arab Saudi menjelaskan bahwa korban tewas kini mencapai 453 orang.

Editor: Muhammad Fatoni
alriyadh.com
Petugas mengevakuasi jamaah Haji korban tragedi Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9/2015). Sebuah musibah kembali terjadi di Mina usai jamaah Haji melalukan ritual lempar jumrah, 400 jamaah menjadi korban dan 220 diantaranya meninggal dunia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Otoritas pertahanan sipil di Arab Saudi menyatakan bahwa korban tewas dan luka akibat jemaah haji yang saling berdesakan di Mina pada Kamis (23/9/2015) bertambah.

Dilansir dari akun Twitter resminya, otoritas pertahanan sipil Arab Saudi menjelaskan bahwa korban tewas kini mencapai 453 orang.

Sedangkan, korban luka-luka diketahui mencapai 719 orang.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil menjelaskan kronologi kejadian.

Menurut Djamil, peristiwa terjadi di Jalan 204 saat rombongan haji melakukan prosesi lempar jumroh di Mina.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

"Ada serombongan jemaah haji yang jalan, tiba-tiba berhenti. Berdesakan, didesak dari belakang," kata Abdul Djamil, seperti dikutip dari Kompas TV.  

BACA : Kisah Nenek 74 Tahun Asal Cimahi Lewati Kepadatan Jemaah

Tragedi terinjak-injak itu mengingatkan kejadian beberapa tahun silam, ribuan jamaah saling berdesakan naik turun bukit sambil melempar batu ke dinding simbol melawan terhadap setan.

Simbol Jamaah Haji melakukan langkah sama seperti apa yang dilakukan Ibrahim kepada setan.

Jelang ibadah haji selesai, jamaah mengemasi barang-barangnya setelah ibadah lempar jumroh, ribuan orang jumlahnya.

Di jembatan Jamarat, bertemulah gelombang yang sudah menyelesaikan ibadah dengan yang akan melaksanakan ibadah.

Mereka bertemu hingga terjadilah tragedi, beberapa jamaah tersandung bawaan dan terinjak-injak oleh himpitan orang-orang di belakang mereka.

baca : Siapa Dibalik Kemegahan Pembangunan Kota Suci Mekkah

Kerumunan ribuan orang panik, hingga 90 menit kemudian, setidaknya 345 orang terbaring mati atau sekarat dan lebih dari 1.000 lainnya luka-luka.

Peristiwa lain, pada tragedi 12 Januari 2006, 76 peziarah tewas ketika asrama mereka runtuh.

Kejadian itu dua tahun setelah kasus 250 meninggal dengan kejadian yang hampir sama. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved