Mahasiswa Ini Terapkan Mata Kuliah Nirmana untuk Bisnis Cat Ulang Sepatu

Warna sepatu yang sudah pudar dapat disulapnya seperti baru.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Santo Ari
Gilang Putrahadi Pratama 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Anak muda tak lepas dari dunia fesyen yang terus berkembang. Mulai dari kepala hingga kaki, semua diperhitungkan agar dapat tampil semenarik mungkin di depan umum.

Hal itu pula yang yang menjadi landasan Gilang Putrahadi Pratama (25), memulai bisnis repaint atau cat ulang sepatu. Warna sepatu yang sudah pudar dapat disulapnya seperti baru.

"Sekarang eranya fashion, sepatu sudah tidak sekadar alas kaki, tapi juga mencerminkan jati diri si pemakainya," ujar pemuda yang akrab disapa Gilang ini.

Gilang yang merupakan mahasiswa semester akhir jurusan Fotografi Insitut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, memulai bisnis sepatunya dengan membuat jasa pencucian sepatu bernama Gilang Sepatu Gilang, September tahun lalu.

Akan tetapi kerena banyaknya pesaing bisnis, dia mulai merambah masuk ke jasa repaint atau cat ulang sepatu yang sudah kusam.

Berawal dari coba-coba menggeluti bisnis ini di kamar kos, kini ia memiliki showroom sendiri di jalan Pringgodani, Mrican Baru no 02, Depok, Sleman, dan memiliki empat karyawan.

Walaupun bukan yang pertama dalam bisnis cuci sepatu, Gilang menjelaskan dirinya yang pertama kali memulai jasa repaint di Yogyakarta.

Tak hanya mengembalikan warna sepatu ke sedia kala, dia bahkan bisa mengganti warna dasar sepatu menjadi warna baru.

Tak tanggung-tanggung, demi kepuasan pelanggan dan hasil yang awet, ia impor langsung cat dari Cina yang dinilai ramah lingkungan karena berasal dari pewarna tumbuhan.

Kali ini bisnisnya mulai berkembang dan sehari Gilang Sepatu Gilang bisa menerima pesanan 20 hingga 25 pasang sepatu baik cuci ataupun repaint.

Gilang mengaku, menerapkan beberapa mata kuliahnya di jurusan fotografi untuk membesarkan usaha ini. Teknik fotografi ia terapkan untuk membuat foto semenarik mungkin dalam akun instagramnya @GSG_YK.

Selain itu, yang paling membantu adalah mata kuliah nirmana, yakni mata kuliah yang mempelajari warna-warna.

"Saya membeli cat dengan warna primer yakni merah, biru, dan kuning, dan warna hitam. Selebihnya saat proses produksi saya mencampur warna-warna itu sesuai yang diinginkan," terangnya.

Apabila ada pelanggan yang datang, ia akan mencocokan terlebih dahulu warna yang akan dipakai agar tidak melenceng dan sesuai dengan yang dipesan.

Gilang menjelaskan dengan cat yang ia miliki, ia mampu mengecat ulang sepatu berbahan kanvas, suede, bahkan kulit.

Dengan merogoh kocek Rp 80 ribu, pemilik dapat mengembalikan sepatunya kembali berwarna seperti saat pertama membeli.

Untuk jenis kulit baik asli ataupun buatan, harga yang ditawarkan mulai Rp 150 ribu tergantung jenis kulit tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
sepatu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved