Citra dan Made Wakili DIY di Ajang Bintang Radio Nasional

Bintang Radio ini pun tentunya bisa dijadikan salah satu batu loncatan oleh seseorang untuk menuju step yang lebih tinggi di dunia tarik suara.

Tayang:
Penulis: abm | Editor: oda
tribunjogja/andri
Citra Arum Purbasari (19) yang berhasil terpilih sebagai yang terbaik penyanyi putri, untuk mewakili DIY dalam ajang Bintang Radio se-Indoneisa. Nantinya ia akan kembali berkompetisi ditingkat nasional dengan perwakilan daerah lainnya, untuk memperebutkan posisi terbaik agar dapat kembali perkompetisi kembali di ASEAN mewakili Indonesia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Siapa yang tak kenal dengan ajang pencarian bakat bernyanyi bernama Bintang Radio? Ya, ajang tersebut sudah terselenggara secara rutin setiap tahunnya sejak tahun 1951.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Milik Pemerintah bernama Radio Republik Indonesia. Kompetisi ini telah menghasilkan banyak penyanyi professional yang dikenal di kancah nasional maupun internasional.

Bintang Radio ini pun tentunya bisa dijadikan salah satu batu loncatan oleh seseorang untuk menuju step yang lebih tinggi di dunia tarik suara.

Seperti yang dirasakan oleh dara kelahiran Semarang, 22 Mei 1996, bernama Citra Arum Purbasari (19) yang berhasil terpilih sebagai yang terbaik penyanyi putri, untuk mewakili DIY dalam ajang Bintang Radio se-Indoneisa.

Nantinya ia akan kembali berkompetisi ditingkat nasional dengan perwakilan daerah lainnya, untuk memperebutkan posisi terbaik agar dapat kembali perkompetisi kembali di ASEAN mewakili Indonesia.

Selain Citra, Made Agastya Putra pun terpilih menjadi yang terbaik penyanyi putra untuk mewakili DIY bersama Citra.

Sebelumnya, mereka berdua melaju ke babak final dengan delapan nama kontestan lainnya.

Delapan nama-nama tersebut yaitu Christison Molle, Fariza Aji Nugraha, Kevin Cahya Nugraha, Donald Haris, Maharani Listya, Kamila Wahyu, Kumala Maharani dan Albeta Gusti Ayu.

Citra mengatakan, hal ini merupakan sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Dara yang menetap di Semarang ini hanya membayangkan bagaimana bisa bernyanyi dengan sangat baik di wilayah yang terkenal dengan keistimewaannya ini.

Ia pun rela melaju perjanalannya dari Semarang ke Yogyakaarta hanya untuk mengikuti kompetisi bernyanyi legendaris ini.

“Kesulitannya hanya pada waktu saya melaju perjalanan untuk audisi. Namun karena saya sudah sangat berniat untuk mengikuti audisi ini, Alhamdulillah kesulitan itu pun hilang. Dan saya diberikan rezeki dan kepercayaan oleh Allah untuk menjadi perwakilan DIY untuk ajang ini,” ungkap Citra pada Tribun Jogja pada saat final Bintang Radio DIY pada Jumat (18/9/2015) malam, di Lippo Plaza Yogyakarta.

Dalam malam final kompetisi tersebut, Citra membawakan lagu yang sempat dipopulerkan oleh penyanyi jazz wanita bernama Andien berjudul “Memilih Pelangi”.

Lagu tersebut merupakan salah satu lagu wajib yang harus dikuasai oleh para kontestannya.

Namun, ketika babak penyisihan maupun semi final, dara pengagum penyanyi jazz Tompi ini dengan merdunya menyanyikan lagu berjudul “Mati Rasa” yang sempat dipopulerkan oleh Dewi Sandra.

“Bersyukurnya lagu “Memilih Pelangi” ini lagu yang sangat saya inginkan. Soul nya dapet banget. Dan Alhamdulillah saya bisa bernyanyi dengan baik ketika membawakan lagu ini dan mengantarkan saya menjadi yang terbaik,” ujar Citra.

Mahasiswi Fakultas Hukum di Universitas Diponegoro Semarang ini mengatakan, dirinya memiliki alasan mengapa Yogyakarta dipilih sebagai tempat untuk ia untuk mengikuti audisi ajang tersebut.

Menurutnya, Yogyakarta memiliki banyak sekali talenta-talenta penyanyi yang sangat baik. Menurutnya, hal itulah yang membuatnya merasa lebih tertantang lagi untuk bernyanyi lebih baik lagi.

“Selain itu, ketika penyelenggaraan di Semarang saya tidak bisa ikut, karena bentrok dengan jadwal kuliah. Walaupun saya ingin menjadi penyanyi, namun pendidikan adalah nomor satu,” imbuhnya yang juga sempat bernyanyi di pra event penyelenggaraan Java Jazz 2015 ini.

Ia berharap, dengan prestasi yang ia dapatkan sekarang dapat memboyongnya menjadi penyanyi professional di masa depan, dan juga bisa lebih membanggakan lagi nama Indonesia di kancah nassional maupun internasional.

Dengan majunya Citra dan Made mewakili DIY untuk berkompetisi di malam Grand Final di Jambi pada (11-18/10) mendatang, membuat mereka lebih optimis lagi untuk memperjuangkan agar mendapatkan gelar terbaik untuk mewakili Indonesia se-ASEAN nanti.

Ernal Rosa, Ketua Panitia penyelenggaraan Bintang Radio DIY mengatakan, hal itulah yang membedakan penyelenggaraan Bintang Radio 2015 dengan sebelumnya.

Para kontestan mendapatkan gelar terbaik di Indonesia nanti, akan kembali berkompetisi dengan para penyanyi se-ASEAN.

Sapta Kusbini, salah satu juri Bintang Radio DIY mengatakan, kesepuluh kontestan Bintang Radio 2015 untuk DIY sendiri memiliki kualitas vokal yang lebih bagus bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menurutnya, Kualitas suara para kontestan tahun ini hampir merata, sehingga agak kesulitan bagi pihaknya dalam memilih yang terbaik.

“Kedua orang yang mendapatkan gelar terbaik (Citra dan Made) memiliki ciri khas suara yang berkarakter. Itulah yang kita tarik. Selain itu, kami pun melihat performing yang enak ditonton, berkualitas dan juga penampilan yang menarik. Itu yang kami nilai,” tutur Sapta.

Ia berharap, untuk siapapun nanti penyanyi putra maupun putri yang akan mewakili Indonesia di ASEAN , harus memiliki representatif untuk membina diri dari segi performance, interpretasi, teknik dan lebih dipoles lagi kualitas suaranya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Penyanyi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved