Warga Tak Sepakat Ganti Rugi Underpass

Proyek pembangunan underpass yang direncanakan pemerintah di Margosari membuat sebagian warga Jogoyudan Wates.

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda
tribunjogja/yosephharyw
Warga Jogoyudan Wates di lokasi sekitar rumah mereka yang bakal tergusur proyek underpass Margosari, Kamis (3/9). Mereka merasa tidak mendapat keadilan karena besaran harga gantirugi yang ditetapkan tim appraisal berbeda satu sama lain dengan selisih cukup besar. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Proyek pembangunan underpass yang direncanakan pemerintah di Margosari membuat sebagian warga Jogoyudan Wates, khususnya RT 5 RW 4, yang wilayahnya terdampak, merasa resah.

Bukan lantaran tidak mau mendukung proyek itu, tetapi karena warga merasa besaran ganti rugi yang ditetapkan kurang sesuai.

Mereka merasa tidak mendapat keadilan karena penetapan harga oleh tim appraisal berbeda-beda dengan selisih cukup besar.

Seorang warga terdampak, Istilah, menjelaskan setidaknya warga terdampak di Jogoyudan sebanyak 10 orang.

Sebanyak empat di antaranya sampai saat ini belum menyatakan setuju atas nilai ganti rugi. Pasalnya, lahan warga pada satu kompleks itu besaran ganti ruginya berbeda-beda.

"Lahan yang lokasinya berada jauh dari jalan raya atau masuk ke dalam ganti rugi kok lebih besar," katanya, Kamis (3/9/2015).

Selengkapnya simak di halaman 5 Tribun Jogja edisi Jumat (4/9/2015). (tribunjogja.com)

Makan siang di kantor? Delivery makanan area Jogja aja, klik makandiantar.com

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Underpass
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved