Warga Tak Sepakat Ganti Rugi Underpass
Proyek pembangunan underpass yang direncanakan pemerintah di Margosari membuat sebagian warga Jogoyudan Wates.
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Proyek pembangunan underpass yang direncanakan pemerintah di Margosari membuat sebagian warga Jogoyudan Wates, khususnya RT 5 RW 4, yang wilayahnya terdampak, merasa resah.
Bukan lantaran tidak mau mendukung proyek itu, tetapi karena warga merasa besaran ganti rugi yang ditetapkan kurang sesuai.
Mereka merasa tidak mendapat keadilan karena penetapan harga oleh tim appraisal berbeda-beda dengan selisih cukup besar.
Seorang warga terdampak, Istilah, menjelaskan setidaknya warga terdampak di Jogoyudan sebanyak 10 orang.
Sebanyak empat di antaranya sampai saat ini belum menyatakan setuju atas nilai ganti rugi. Pasalnya, lahan warga pada satu kompleks itu besaran ganti ruginya berbeda-beda.
"Lahan yang lokasinya berada jauh dari jalan raya atau masuk ke dalam ganti rugi kok lebih besar," katanya, Kamis (3/9/2015).
Selengkapnya simak di halaman 5 Tribun Jogja edisi Jumat (4/9/2015). (tribunjogja.com)
Makan siang di kantor? Delivery makanan area Jogja aja, klik makandiantar.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/proyek-underpass_20150903_172758.jpg)