Kamisan Menolak Perampasan Tanah Milik Rakyat dan Penggusuran
Komite Aksi Kamisan kembali menggelar aksi rutinnya di Tugu Pal Putih, Kamis (03/09/2015) sore.
Penulis: abm | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Aksi Kamisan kembali menggelar aksi rutinnya di Tugu Pal Putih, Kamis (3/9/2015) sore.
Untuk aksinya kali ini, Kamisan menggelar aksi dengan tema "Menolak Perampasan Tanah Milik Rakyat dan Penggusuran Tidak Manusiawi". Mereka datang dengan membawa 10 massa aksi.
Hakim, Koordinator Lapangan aksi tersebut mengatakan, akhir-akhir ini marak terjadi penggusuran tanah yang tidak melibatkan rakyat sama sekali.
Hal itu membuat mereka geram, dan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi di hadapan masyarakat.
"Pemerintah hari ini lebih taat kepada bos kapitalisme dari pada majikan rakyat," ungkap Hakim dengan menggebu.
Ia berkata, penggusuran tanah yang terjadi di tengah masyarakat sangat tidak manusiawi. Pihaknya menyarankan agar pemerintah berani menolak para investor asing, supaya rakyat Indonesia tidak semakin sengsara.
Selain melakukan aksi turun ke jalan, Kamisan pun sempat melakukan advokasi dengan pihak pemerintahan dan mendapatkan sedikit titik temu.
Dengan aksi ini, diharapkan titik temu itu semakin jelas dan masyarakat pun bisa ikut tergerak untuk sama-sama memperjuangkan apa yang mereka perjuangkan.
"Pemerintah harus ingat bahwa mereka adalah pelayan rakyat, bukan pelayan para pemodal!," tutup Hakim dengan tegas. (tribunjogja.com)
Makan siang di kantor? Delivery makanan area Jogja aja, klik makandiantar.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/aksi-kamisan_20150903_171810.jpg)