Pipa Air Terbakar, 370 Jiwa Kehilangan Sumber Air Bersih

Masalah ini muncul lantaran kebakaran tersebut juga mengakibatkan pipa air bersih sepanjang hampir empat kilometer, ikut terbakar.

Penulis: pdg | Editor: oda
Netizen Report Tribun Jogja/ Suranto PS

TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI - Kebakaran hutan yang terjadi di Kawasan Gunung Merbabu, Dusun Bentrokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan-Magelang sudah padam Rabu (19/8/2015).

Namun demikian bukan berarti masalah sudah selesai, sebab akibat kebakaran tersebut 370 jiwa terancam tak bis amenikmati air bersih.

Masalah ini muncul lantaran kebakaran tersebut juga mengakibatkan pipa air bersih sepanjang hampir empat kilometer, ikut terbakar.

Meskipun demikian, sekitar 370 jiwa dapat bernapas lega, lantaran pihak relawan dan donatur swasta segera bertindak. Pipa-pipa pengganti akan segera diserahterimakan dalam pekan ini.

Hal itu disampaikan oleh Bakat Setyawan, relawan yang ikut dalam assesment (penugasan) pemadaman api di Merbabu serta pemulihan pasca musibah tersebut.

Menurutnya, akibat kebakaran pipa, warga kini beralih menggunakan sumber air lain. Namun demikian, dengan keterbatasan debit, per kepala keluarga hanya mendapatkan 10 liter, setiap harinya.

"Ya kondisi tidak ada pasokan air bersih berlangsung sehari setelah kebakaran, warga tidak lagi menikmati suplai air. Hal itu karena pipa sejumlah 800 buah, berdiameter satu inchi terbakar, dan tidak bisa digunakan," ujar Bakat yang akrab disapa Lahar itu, Selasa (25/8/2015).

Menurutnya, sejumlah relawan telah melakukan assesment terkait kerusakan jalur perpipaan.

Dari hasil tersebut, maka para relawan beserta warga masyarakat bisa menentukan proses selanjutnya untuk menanggulangi keterbatasan pasokan air bersih.

Lebih lanjut ia menerangkan, sudah ada donatur yang bersedia menyumbang untuk penyediaan pipa. Selain itu untuk pembiayaannya pun telah ditanggung oleh donatur bersangkutan.

Namun demikian, Lahar enggan menyampaikan, siapa donatur yang bersedia membantu proses pemulihan pasca kebakaran tersebut.

Namun demikian, dirinya mngatakan bantuan akan turun pada hari Minggu (30/8/2015), yang diserahterimakan secara simbolis.

Namun demikian, pemberian bantuan akan mulai didistribusikan pada Rabu (26/8/2015) ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain pemasangan pipa pihaknya juga merencanakan pembuatan bak lepas tekan.

Hal itu dilakukan untuk mengontrol debit air ataupun membersihkan saluran ketika pipa telah tersambung.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved