Perayaan HUT Paguyuban Gerobak Sapi di Klaten Dipenuhi Spanduk Calon Bupati

Puluhan gerobak sapi berarak sejauh lima kilometer, untuk memeringati hari ulang tahun paguyuban Langgeng Sehati.

Penulis: pdg | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Padhang Pranoto
Poster salah satu calon bupati Klaten terpampang dalam acara Festival gerobak sapi di Klaten, Minggu (9/8/2015) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Padhang Pranoto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Suasana berbeda nampak di lapangan Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Klaten, Minggu (9/8/2015) kemarin. Puluhan gerobak sapi berarak sejauh lima kilometer, untuk memeringati hari ulang tahun paguyuban Langgeng Sehati.

Di tengah acara tersebut, baliho dan spanduk bapaslon bupati - wakil bupati Klaten, One Krisnata-Sunarto, juga nampak  terpampang di gerobak maupun tempat kegiatan.

Ketua Panitia, Eko Slamet Widodo mengatakan, pemasangan spanduk dan baliho tersebut tidak ada hubungannya dengan kampanye. Menurutnya, One memang menjadi salah satu pembina di paguyuban gerobak sapi Langgeng Sehati, selama lebih kurang tiga tahun terakhir.

"Pak One sudah menjadi pembina kami sejak paguyuban ini berdiri, tiga tahun lalu. Selain itu sponsornya darinya," katanya, Minggu (9/8/2015).

Terkait perkembangan gerobak sapi, Eko menyatakan ada peningkatan minat dari masyarakat. Hal itu dilihat dari kenaikan harga sapi Peranakan Ongole (PO), yang menjadi penarik gerobak.

Adapun, acara tersebut merupakan wadah bagi para penggemar grobak berikut sapi dalam bersosialisasi. Dalam kegiatan itu, para peserta yang berasal dari Klaten, Sleman dan Bantul berjalan mengitari kampung, menempuh jarak lima kilometer dan kembali ke tempat awal.

"Harga sapi PO yang kecil bisa sampai Rp 15 juta, sedangkan yang besar mencapai Rp 60 juta," kata anggota paguyuban, Lasiman.

Menurutnya, sapi PO mulanya tidak digemari karena kuantitas daging yang kalah dengan sapi jenis simental. Namun karena berbagai acara semacam itu, peminat sapi berwarna putih itu kian naik.

Selain meningkatkan harga jual sapi, Lasiman berharap agar perkembangan gerobak sapi, ikut menggerakan ekonomi kreatif. Terutama, yang berhubungan dengan aksesoris gerobak. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Tags
Festival
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved