Di Jepang, Sawah Pun Bisa Bergambar Naruto
Berbekal kreativitas, petani dan seniman di Desa Inakadate, Perfektur Aomori sudah sejak lama mempercantik lahan padi mereka
Sadar bahwa hal ini bisa mendatangkan wisatawan yang potensial, sejumlah desa lainnya dilaporkan ikut melakukan hal yang sama.
Namun belum ada yang bisa menyaingi popularitas dan kehebatan sebagaimana yang diperlihatkan para petani di Inakadate.

Dikutip dari berbagai sumber, pembuatan Tanbo Art ini dimulai sejak tahun 1993 silam.
Saat itu,warga di Inakadate mulai mencari cara bagaimana untuk merevitalisasi kampung mereka.

Dipilihlah lahan pertanian yang konon sudah berusia 2000 tahun sebagai bagian dari taman arkeologis.
Untuk menghormati sejarah, warga mulai mempercantik lahan persawahan itu dengan dijadikan sebagai kanvas.

Hingga jadi seperti sekarang.
Untuk menyaksikannya, mereka juga membangun menara setinggi 22 meter.
Hingga tahun 2006 silam, sudah ada 200 ribu orang yang mengunjungi kampung mereka untuk menyaksikan karya seni unik ini.
Nah, bagaimana karya lainnya? Simak melalui gambar-gambar berikut ini;







:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tanbo-art_1_20150710_212529.jpg)