Gugatan IPL Menang, WTT bagi Sayuran
Ratusan warga WTT membagi-bagikan sayur mayur hasil pertanian mereka, kepada pengguna Jalan Daendels di wilayah Palihan Temon.
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: oda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Meski tak ingin larut dalam euforia kemenangan gugatan IPL Bandara, Warga Wahana Tri Tunggal (WTT) akhirnya menggelar acara syukuran kecil-kecilan.
Kamis (25/6/2015), ratusan warga WTT membagi-bagikan sayur mayur hasil pertanian mereka.
Aksi bagi sayur kepada pengguna Jalan Daendels di wilayah Palihan Temon itu menjadi ungkapan syukur mereka. Setidaknya 110 paket dengan total berat kira-kira tiga kuintal sayuran mereka bagikan.
Selain ungkapan syukur, aksi itu untuk menunjukkan betapa lahan mereka subur dan produktif.
Aksi diawali dengan berkumpulnya warga WTT di Posko di wilayah itu. Beberapa tampak membawa spanduk penolakan bandara.
Sejumlah lainnya membagikan selebaran berisi hasil vonis PTUN Yogyakarta yang memenangkan gugatan IPL untuk warga WTT.
Sementara ibu-ibu tampak membagikan sayur mayur dalam kemasan plastik kepada pengendara yang melintas. Di dalamnya, antara lain terong, kangkung, cabai merah, labu, waluh, gambas atau oyong dan lain-lain.
Para pengendara yang menerima pun tampak senang menerimanya.
Seorang pengendara asal Purwokerto, Ami, bahkan tak menyangka bakal mendapat paket sayuran gratis.
"Terimakasih, akan kami masak untuk berbuka puasa," katanya.
Ketua WTT, Martono, mengatakan bagi-bagi sayur merupakan cara sederhana mensyukuri hasil PTUN. Menurutnya, sayur mayur itu hasil pertanian warga di wilayah pesisir.
"Ini sekaligus membuktikan lahan kami subur dan produktif," katanya.
Rencananya, selain aksi itu WTT juga akan menyambut keluarnya empat tokoh WTT dari penjara pada 3 Juli nanti.
Mereka akan menggelar doa bersama untuk kebebasan teman seperjuangan yang dipidana kasus perusakan Balai Desa Glagah itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bagi-sayur_20150625_192329.jpg)