BERITA FOTO: Sabung Ayam Bertaruh Mobil hingga Rumah
tarung itu bisa berlangsung selama 90 menit hingga ayam mati di gelanggang atau kabur dari lawannya
TRIBUNJOGJA.COM - Sabung ayam jadi bisnis yang menguntungkan bagi sebagian besar warga Antananarivo, Ibu kota Madagaskar.
Meski ilegal, sabung ayam itu rutin digelar tiap akhir pekan oleh mereka, saling adu ayam bahkan bertaruh mobil hingga rumah demi ayam mereka.
Diberitakan Al Jazeera, sabung ayam disana disebut salah satu tontonan tertua di dunia, namun di banyak negara dianggap kejam.
Tetapi di Madagaskaar tren itu berulang lagi sejak abad ke 18, awalnya hanya hiburan bagi kalangan kerajaan kala itu, namun masih popular hingga saat ini.
Parahnya, dimana negara yang termasuk miskin itu, sabung ayam dipandang sebagai cara untuk mengumpulkan uang dengan cepat.
Orang-orang memelihara ayam petarung demi memiliki kesempatan menang besar jika ayam jantan mereka menang secara rutin.

Al Jazeera
Dikalangan orang berduit disana, mereka bahkan bertaruh mobil dan rumah selama sabung ayam mereka bertanding hingga berakhir.
Warga berkumpul di semacam gelanggang kecil mengelilingi ayam jantan petarung disaksikan penonton yang lain.
Pertarungan ayam hanya berlangsung sekali setelah pemilik bernegosiasi, tarung itu bisa berlangsung selama 90 menit hingga ayam mati di gelanggang atau kabur dari lawannya.
Adu ayam sebenarnya tak hanya terjadi di negara dunia ketiga atau berkembang. Di beberapa negara bagian Amerika pun masih ditemukan sabung ayam.
Disebut dalam laman abcnews.go.com, sabung ayam bisa ditemui di Louisiana, New Mexico dan Oklahoma, dimana itu jadi industri miliaran dolar per tahun.

Al Jazeera
Ayam ayam disana bahkan dipompa dengan stimulan dipasang pisau ditempelkan kaki ayam, bertempur sampai mati saling tusuk adalah bagian dari sabung ayam di Amerika.
Salah satu daya tarik terbesarnya adalah perjudian, ribuan dolar dipertaruhkan untuk ayam jantan yang menang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/judi-sabung-ayam_20150625_194331.jpg)