Berobat di Sini Hanya Bayar Seikhlasnya
Pasien yang datang di tempat terapi milik Sutarno umumnya adalah mereka yang beberapa kali masuk rumah sakit
“Awalnya kami tidak memungut biaya sedikit pun, tapi tetangga malah yang merasa tidak enak, jadi mereka memberi amplop sebagai iur bayar beban listrik,” jelas Sutaro.
Pada awal dibukanya terapi Nuga Best, ada sekitar 60 pasien dalam satu hari datang untuk ikut terapi. Hingga saat ini tercatat setidaknya sudah ada 6.340 pasien yang ikut terapi.

Tidak hanya dari kota Klaten saja, bahkan ada pula pasien yang datang dari Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, Sleman, dan Magelang.
Selalu ada jalan bagi orang yang mencari kesembuhan, maka dari itu Sutarno mencoba untuk membuka jalan bagi mereka yang berusaha.
Bagi pasien yang benar-benar tidak mampu, Sutarno dengan senang hati mengulurkan tangan untuk membantu kesembuhan mereka, tidak perlu bayar bagi kaum dhuafa.

"Sekali lagi ini adalah wujud rasa syukur saya atas kesmbuhan yang diberikan Allah SWT lewat alat ini, maka dengan alat ini pula saya berusaha membantu sesama," katanya. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terapi-3_1705_20150517_153152.jpg)