Coba Kabur, Polisi Tembak Pantat Perampok

Komplotan perampok yang menyatroni SMK N 1 Trucuk dilumpuhkan jajaran reskrim Polres Klaten

Penulis: pdg | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja Padhang Pranoto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Komplotan perampok yang menyatroni SMK N 1 Trucuk dilumpuhkan jajaran reskrim Polres Klaten. Dua diantaranya bahkan harus merasakan timah panas petugas, akibat mencoba melarikan diri.

Adalah Aris Irawan (32), yang harus merasakan luka di kaki dan Iwan Gunawan (48) yang ditembak pada bagian pantat, di daerah Purworejo. Hingga kini, Iwan masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Adapun, pengejaran terhadap kawanan rampok ini merupakan pengembangan atas penangkapan, Sumarmo alias Budi yang merupakan seorang Perangkat Desa, bagian Kepala Urusan (Kaur) Keuangan, Desa Glagahwangi Polanharjo, Klaten.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Fachrul Sugiarto, gerombolan tersebut merampok dan membekap petugas keamanan di SMK N 1 Trucuk. Sambil menodongkan senjata tajam berupa parang, kawanan tersebut berhasil menggondol dua buah laptop, dan dua buah televisi layar datar.

"Kejadian perampokan tersebut terjadi pada Minggu 11 Januari silam. Dari pengembangan yang kami lakukan, mereka juga melakukan kejahatan serupa di kawasan Boyolali, kemudian merembet di Kulon Progo lalu lanjut di Purworejo," ungkapnya, Senin (19/1/2015).

Awal penangkapan didahuui oleh penangkapan Sumarmo di rumahnya, pada Dukuh Sidomulyo, Desa Glagahwangi, Polanharjo. Rumah tersebut diketahui sebagai 'save house' oleh para pelaku.

Polisi menduga, perangkat desa ini adalah otak dari kejahatan terencana ini. Hal ini karena, Sumarmo diketahui merupakan bekas penadah.

"Jadi dia dulu adalah bekas penadah, jadi dia mengetahui jaringan-jaringan untuk memasarkan barang-barang curian," ungkapnya.

Dihadapan petugas, Sumarmo mengaku hanya menjadi sopir para pelaku. "Saya hanya mengantar mereka menjadi sopir saja," terangnya.

Namun demikian, petugas tidak lantas meyakini keterangan Sumarmo. Polisi mencurigai dirinya merupakan otak dari perampokan lain.

Kasat Reskrim menambahkan, pada usaha perampokan di sebuah STIKES di Kulon Progo, namun pelaku gagal menggondol barang-barang berharga. Polisi baru berhasil menangkap pelaku ketika melakukan pencurian di Purworejo.

Selain ketiga tersangka, Polres juga masih berfokus pada pengejaran Saiful dan Catur yang kin menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang). Keduanya diketahui berasal dari Sukabumi Jawa Barat. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved