Tarif Parkir Progresif di Stasiun Dikeluhkan Warga

Berdasarkan pengalamannya selama ini, biaya parkir inap di Stasiun Tugu hanya sebesar Rp 4 ribu per harinya.

Penulis: Hamim Thohari | Editor: Hendy Kurniawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penerapan tarif parkir progresif stasiun Tugu dan Lempuyangan Yogyakarta dikeluhkan oleh sebagian masyarakat pengguna kereta api. Satu pdi antaranya adalah Anugrah (26).

“Pada Senin (8/12/2014) malam yang lalu saya pergi ke Jakarta dengan menggunakan kereta api dari Stasiun Tugu, dan sampai di Yogyakarta lagi Rabu (10/12/2014) dinihari. Saya terkejut saat membayar biaya parkir sepeda motor yang parkir inap selama satu hari dua malam sebesar Rp 15 ribu,” ungkap Anugrah.

Berdasarkan pengalamannya selama ini, biaya parkir inap di Stasiun Tugu hanya sebesar Rp 4 ribu per harinya. Dengan kenaikan yang cukup besar tersebut dirasa cukup memberatkan. Apalagi tidak diikuti dengan peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur.

“Fasilitas parkir di Stasiun Tugu minim, lokasi parkir tertutupnya masih terbatas. Selama saya tinggal ke Jakarta sepeda motor saya masih kehujanan. Tarif yang diberlakukan tidak sebanding dengan fasilitas yang ada,” ujar Anugrah.

Anugrah juga membandingkan tarif inap di Stasiun Tugu dengan di Bandara Adisutjipto yang lebih murah, hanya Rp 5 ribu untuk 24 jamnya.

Tidak hanya Anugrah yang mengeluhkan mahalnya tarif parkir di stasiun Tugu, Leo Rudi Antono (20) sebagai pemilik usaha rental motor untuk wisatawan yang datang ke Yogyakarta juga mengeluhkan tarif progresif di Stasiun Tugu.

“Jika ada pesanan motor dari wisatawan luar kota yang tiba di Jogja pagi hari dan jumlahnya pesanannya lebih dari tiga, biasanya sejak malam motor tersebut telah saya antar ke stasiun. Hal tersebut untuk mengantisipasi macet,” kata Leo saay ditemui di Stasiun Tugu, Minggu (21/12/2014).

Dengan diberlakukannya tarif progresif, maka biaya parkir yang harus dikeluarkan warga Prawirotaman tersebut semakin besar. Jika sebelum ada perubahan tarif, biasanya dia mengeluarkan Rp 3 ribu untuk tiap motor, saat ini bisa mencapai Rp 6 ribu per motor.

“Jika dulu ada pesanan tiga sampai lima motor, biaya parkirnya cukup Rp.10 hingga Rp 15 ribu. Saat ini paling tidak harus mengeluarkan Rp 25 ribu,” keluh Leo. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved