API Tolak Komersialisasi Pendidikan

Aliansi Pemuda Indonesia (API) melakukan aksi simpatik longmarch dari parkiran Abu Bakar Ali hingga kawasan nol kilometer Yogyakarta

Penulis: Hamim Thohari | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 September, Aliansi Pemuda Indonesia (API) melakukan aksi simpatik longmarch dari parkiran Abu Bakar Ali hingga kawasan nol kilometer Yogyakarta.

Koordinator lapangan dalam aksi tersebut, Septian Narjong, dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, pihaknya sebagai bagain pemuda Indonesia menyerukan penolakan terhadap komersialisasi pendidikan.

“Menolak komersialisasi pendidikan merupakan keharusan kita sebagai pemuda. Kami pemuda, meminta biaya pendidikan yang murah. Komersialisasi pendidikan menciptkan pendidikan yang tidak mencerdaskan, orientasi pendidikan yang hanya menciptakan buruh berupah murah,” ungkap Septian Narjong.

Selain itu, API juga melakukan ponolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM yang dicanangkan oleh pemerintahan Joko Widodo, menolak proyek Master Plam Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang dianggap oleh API merupakan politik perampasan tanah rakyat.

“Kami juga menuntut pemerintah mengusut tuntas pelanggaran HAM, hentikan refresifitas aparat terhadap rakyat, dan naikan upah buruh,” ungkap Septian Narjong. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved