Lipsus Rentetan Pembunuhan di Yogya
Pemkot Terjunkan Satgas di Nol Kilometer
Ada tiga hal yang harus dilakukan pemerintah Yogyakarta untuk menciptakan Malioboro yang bersih, Malioboro yang tertib, dan Malioboro yang aman
Penulis: had | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - WALI KOTA Yogyakarta, Hariyadi Suyuti, mengatakan, masyarakat dan pemerintah menginginkan Malioboro tertib.
Ada tiga hal yang harus dilakukan pemerintah Yogyakarta untuk menciptakan Malioboro yang bersih, Malioboro yang tertib, dan Malioboro yang aman.
"Itu yang kita harapkan. Kita sudah melakukannya dengan menerjunkan Satgas di Titik Nol. Saya juga sudah koordinasikan dengan aparat terkait untuk menjaga kawasan tersebut. Itu sudah kita tangani," kata Haryadi.
Adapun setelah peristiwa kekerasan oleh oknum pengamen itu, yang dilakukan adalah dengan menggelar operasi rutin gabungan antara Satpol PP dan kepolisian. Haryadi juga melarang para pengamen membawa senjata tajam.
Ia juga menyinggung tentang minimnya kesadaran masyarakat pengguna kendaraan bermotor yang masih memarkirkan kendaraannya di sembarang tempat. Menurutnya, petugas selalu kucing-kucingan.
"Sudah ada Satgas di Titik Nol yang selalu mengawasi. Saya minta masyarakat juga sadar diri dong, jangan semaunya parkir, kalau ada petugas tidak parkir sembarangan, kalau tidak ada petugas balik lagi," ungkapnya.
Kapolsek Gondomanan, Kompol Heru Heru Muslimin mengatakan, setiap malam memang ada penertiban parkir liar. Hal itu selain mengantisipasi aksi pencurian kendaraan, juga untuk menjaga ketertiban, mengingat Yogyakarta sudah semakin krodit. (tribunjogja.com)