Pengin Macho, Peliharalah Brewokmu
Mulai dari ingin terlihat gagah, modis, macho hingga alasan religius. Bahkan, mereka juga ada yang melakukan perawatan ke salon
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - MEMILIKI dan memelihara kumis, jenggot maupun jambang, bagi seorang pria bisa jadi menjadikannya nampak lebih maskulin, gagah dan berwibawa. Bila memperhatikan gaya anak muda laki-laki masa kini, ada kecenderungan mereka kembali mulai terjangkit trend memelihara salah satu atribut kaum adam tersebut.
Berbagai alasan diungkapkan bagi mereka yang memelihara kumis, jenggot atau jambang. Mulai dari ingin terlihat gagah, modis, macho hingga alasan religius. Bahkan, mereka juga ada yang melakukan perawatan ke salon.
Referensi mereka soal bentuk kumis, jenggot maupun jambang datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pesepakbola seperti, Bambang Pamungkas, Gerard Pique, aktor papan atas dunia, Johnny Deep, Brad Pit, hingga petinju asal Filipina, Manny Pacquiao dan musisi dunia vokalis Foo Fighter, Dave Grohl. Artis Indonesia seperti Rio Dewanto dan Ario Wahab juga termasuk menjadi referensi.
Salah satu kawula muda yang konsisten memelihara kumis dan jambang adalah Chatra Adhi Hapsoro. Mahasiswa Jurusan Perikanan UGM ini sejak lulus SMA memang sudah berniat memelihara jambang dan kumis.
Ia beralasan, dengan berjambang dan berkumis merasa lebih percaya diri alias pede. "Aku merasa lebih pede. Bagiku dengan berkumis dan berjambang terlihat lebih macho, garang, juga seksi, laki banget," ujar Adhi panggilan akrabnya.
Adhi pun memiliki referensi sendiri soal gaya atau model kumis dan jambang yang ia ikuti. Vokalis band pop Maroon 5, Adam Levine menjadi kiblatnya. Bagi Adhi, jambang yang dimiliki Adam Levine terlihat keren, lantaran bisa menonjolkan karakter penyanyi ini saat pentas.
Untuk perawatan, Adhi cukup merapikan dengan cara memotong sendiri dengan gunting cukur. Perawatan ke salon jarang ia lakukan, karena sudah merasa cukup dengan memotong dan merapikan sendiri.
Melihat sosok Adhi, orang lazim menyebutnya brewokan. Menurut Adhi, brewok yang dimilikinya adalah turunan dari sang Ayah. Ia merawa beruntung memiliki brewok. "Menurutku, brewok itu perlambang atau simbol kejantanan pria. Manfaatnya bisa membuat orang lain lebih takut," kelakarnya.
Jambang Palsu
Lain halnya dengan Nanda, dulu ia sempat memelihara kumis, jenggot dan jambang hingga brewokan, namun lantaran sang kekasih hati tak berkenan dan menganggap Nanda jauh lebih tua ketika memelihara brewok, maka ia pun memutuskan, merapikan dan bahkan mencukur habis setiap dua hari sekali.
Namun, Nanda tak habis akal, justru dengan begitu, timbul ide membuat kumis dan jambang palsu. Usahanya berbuah hasil, ia kini sukses memasarkan kumis dan jambang palsu tersebut kepada orang yang membutuhkan.
Kumis dan jambang palsu handmade Nanda memiliki nilai kemiripan nyaris sempurna. Para pelanggannya rata-rata adalah pelaku industri film, namun juga ada yang memang membeli untuk kebutuhan pribadi dengan alasan ingin memiliki kumis dan jambang yang bagus seperti tokoh idolanya. "Pakai kumis dan jambang palsu kadang-kadang, untuk promosi kumis dan jambang saya saja," katanya sembari berkelakar.
Sementara itu, menurut, salah satu Hair Stylish ternama Yogyakarta, Budi Susanto, bagi mereka yang suka memelihara, sebaiknya memang disesuaikan dengan bentuk wajah dan sesuai karakter muka.
"Kalau bentuknya pas dengan karakter muka kita, maka akan terlihat keren dan macho. Perlu diperhatikan panjang pendeknya juga. Belum tentu juga pemilik muka lebar akan tambah bagus ketika memelihara kumis atau jambang, bisa bagus bisa juga tidak, semua tergantung style. Agar pas sesuai taste, bisa konsultasi ke stylish," ujar Budi. (tribunjogja.com)