Rumah Tempe Gunungkidul Diharapkan Jadi Pioner Industri Higienis
Sebagian besar pelaku usaha tahu dan tempe belum mengindahkan aspek kebersihan dan kesehatan baik bagi pelaku usaha sendiri,konsumen maupun lingkungan
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Mona Kriesdinar
“Kita siap untuk memberikan pelatihan kepada pelaku usaha tempe lain. Harapannya, kedepan, semua pelaku usaha tempe bisa memproduksi tempe yang higienis,”imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan ESDM Gunungkidul, Hidayat berharap pengelola RTGK bisa menularkan ilmunya kepada pelaku usaha tempe lain. Sebab, selama ini sistem pengolahan limbah usaha tempe selalu menjadi masalah yang belum bisa ditemukan solusinya.
”Masalah limbah tempe dan tahu belum ada solusinya. Diharapkan, RTGK bisa memberikan solusi kepada pelaku usaha tempe yang ada di Gunungkidul,”katanya. (tribunjogja.com)