Tiga Pilihan Mobdin Pimwan Baru antara Camry, Altis atau Accord ?

Pelantikan anggota DPRD DIY yang baru juga diikuti pengadaan fasilitas dewan baru.

Penulis: esa | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ekasanti Anugraheni

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA –  Pelantikan anggota DPRD DIY yang baru juga diikuti pengadaan fasilitas dewan baru. Setelah merampungkan proyek peningkatan fasilitas kantor Pimpinan Dewan, giliran mobil dinas Pimwan yang akan di-upgrade.

Sekwan DPRD DIY Drajad Ruswandono menilai, mobil dinas Pimwan perlu diganti pada 2015. "Sudah tujuh tahun (usia mobdin Pimwan), perlu diganti," kata Drajad, kemarin.

Saat ini, Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana menggunakan Honda New Accord tahun 2008, sedangkan Wakil Ketua DPRD DIY menggunakan Honda Civic keluaran tahun yang sama. "Akan diusulkan pengadaannya melalui APBD murni 2015, kalau disetujui. Ini belum dibahas," ucapnya.

Drajad telah mengantongi beberapa alternatif mobil dinas Pimwan. "Kalau memungkinkan ya Camry, nilainya sekitar Rp 600 juta. Kalau tidak ya New Accord lagi atau New Corolla Altis," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana menilai, mobdin yang digunakannya masih dalam kondisi baik. Belum ada kerusakan yang cukup signifikan. "Masih baik, paling hanya perlu dipoles untuk pemeliharaan saja," kata Yoeke, Rabu (6/8).

Selama ini, mobdin Pimwan mendapatkan perawatan rutin melipui servis mesin dan penggantian oli secara berkala. Namun, jika pengadaan mobdin baru memang dibutuhkan, maka itu menjadi tanggungjawab anggota dewan yang baru dalam proses pembahasannya. "Kira-kira bulan Oktober sudah mulai pembahasan APBD 2015," ujarnya.

Selain itu, jelang pelantikan DPRD DIY pada 1 September besok, masing-masing anggota dewan juga berhak atas pakaian dinas. Kepala Bagian Umum DPRD DIY Budi Nugroho mengatakan, 55 anggota dewan akan mendapatkan satu stel Pakaian Sipil Lengkap (PSL) senilai Rp 2,2 juta. Pakaian dinas ini terdiri dari jas warna hitam, lengkap dengan celana atau rok bagi wanita. Anggaran yang disediakan meliputi pembelian kain berikut biaya jasa penjahit. "Tiap pelantikan selalu sama, dapat 1 PSL untuk satu periode," ucap Budi.

Saat ini, poses pengukuran dan pembuatan PSL sudah berjalan. Busana dinas itulah yang akan dikenakan 55 anggota DPRD DIY periode 2014-2019 yang dilantik 1 September 2014 besok.

Selain PSL, setiap anggota dewan juga mendapat fasilitas satu stel Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Sipil Resmi (PSR). Hal itu sesuai PP No 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan anggota DPRD. Bedanya, PDH dan PSR diberikan setiap tahun sekali. Harganya lebih murah dibanding PSL, sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 1,1 juta. (esa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved