Auto 66 Café and Resto Sarat Bernuansa Western

Yang menjadi menu favorit di Auto 66 Café And Resto adalah Chicken Gordon Bleu, yaitu ayam tanpa tulang, dengan keju dan daging asap di dalamnya

Tayang:
Penulis: rap | Editor: Ikrob Didik Irawan

Laporan Reporter Tribun Jogja, Riezky Andhika P

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - JIKA Anda ingin menyantap makanan dengan suasana Western dan atmosfir otomotif, silakan mampir di Auto 66 Café And Resto. Di sana Anda bisa melihat mobil-mobil klasik menjadi dekorasinya seperti Chevrolet Deluxe 1952, dan Chevrolet Thrift Master 1948. Menu menu yang ditawarkan di restoran yang terletak di Jl Mangkuyudan 9, Yogyakarta ini pun sarat dengan suasana Western.

Yang menjadi menu favorit di Auto 66 Café And Resto adalah Chicken Gordon Bleu, yaitu ayam tanpa tulang, dengan keju dan daging asap di dalamnya. Semakin dimakan, rasa gurih dari menu ini membuat lidah makin merasakan melt ke dalam. Ayam yang digulung seperti bolu ini kemudian digoreng dan disajikan dengan irisan miring, hingga terlihat bentuk daging asapnya.

Selain itu bias juga dicicip lezatnya Chicken Schnitzel yang dilengkapi dengan kentang, buncis, dan wortel. Kentang ini digoreng lengkap dengan kulit luarnya, hal ini membuat bumbu spesialnya lebih menempel. Semua menu ayam tersebut disajikan dengan saus napoletana.

Menurut owner Auto 66 Café And Resto Arma Santiningrum, konsep awal restorannya adalah tempat nongkrong yang hanya menyediakan makanan ringan, namun karena lokasinya berada di area guest house dimana banyak warga negara asing yang kebetulan mencari makanan ala Western.

Selain menu ala Barat, Auto 66 Café And Resto juga menyediakan menu-menu lokal yang cocok dinikmati sambil ngobrol dengan rekan, yaitu tahu baso, tahu petis, tempe garit, dan yang menjadi unggulan adalah brokoli goring tepung. Semu camilan tersebut juga disajikan dengan saus sambal tomat dan mayonaise, sesuai dengan selera pengunjung. "Rata rata mereka yang tidak doyan sayuran menjadi suka menikmati brokoli ini," ujar perempuan asli Yogyakarta tersebut.

Jika ingin mencoba menu lokal yang membuat perut kenyang, silakan memesan ayam panggang royal yang bercita rasa Indonesia. Ayam yang manis seperti bacem ini dilengkapi dengan sambal jawa dan sambal hijau di atasnya. Ayam Panggang Royal ini cocok dinikmati dengan nasi, dan tentu saja membuat sensasi sendiri di lidah, terutama bagi warga asing yang lebih menyukai asin sambalnya.

Auto 66 Café And Resto buka mulai jam 5 sore hingga 12 malam, biasanya restoran ini mulai ramai di atas jam 8. Menurut Arma mayoritas pengunjungnya adalah mereka yang ingin menikmati suasana ngobrol dengan duduk berlama-lama. Tak heran memang banyak tamu yang betah menghabiskan waktunya di restoran ini, satu di antaranya adalah dekorasi yang dihadirkan memang mendukung suasana nongkrong.

Ada beberapa ruangan di Auto 66 Café And Resto ini, baik ruang tertutup, maupun ruang terbuka. Di salah satu ruang tertutup, ada tempat yang konsep interiornya di dominasi oleh mobil-mobil Amerika. Sebagai pemilik, Arma memang tidak main main dalam urusan interior karena sofa di ruangan tersebut dibuat seperti belair Chevrolet, dan meja makannya dibangun dari mesin ford v8 flathead yang ditambahkan kaca di atasnya.

Plat nomor mobil Amerika pun disusun menjadi hiasan dinding. Uniknya wastafel yang terbuat dari tong untuk tempat oli menambah suasana otomotif di restoran ini, belum lagi mesin pom bensin klasik dari Amerika menyempurnakan atmosfirnya.

Arma bersama suaminya Ishvari yang juga founder komunitas Hotrodiningrat ini memang menggilai mobil mobil Amerika klasik kustom. Lewat Auto 66 Café And Resto yang mereka kelola, tentunya mereka yang tertarik dengan hobi yang sama, atau sekedar ingin merasakan sensasi berbeda saat makan malam bias dating langung ke restoran ini. Apalagi harga menu yang ditawarkan cukup terjangkau, mulai dari Rp 8ribu hingga belasan ribu rupiah per porsinya. (Tribunjogja.com)

Tags
kuliner
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved