Kebakaran

Sumiati Lihat Asap Membubung dari Klenteng

Pedagang nasi ini terbangun untuk menanak. Ia mendengar suara seperti letusan mercon dari arah klenteng.

Tayang:
Editor: Sigit Widya
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNJOGJA.COM, BANYUMAS - Kebakaran Klenteng Boen Tek Bio Banyumas kali pertama diketahui Sumiati (57), warga yang rumahnya persis di depan klenteng.

Rabu (24/10/2012), sekitar pukul 01.30, pedagang nasi ini terbangun untuk menanak. Ia mendengar suara seperti letusan mercon dari arah klenteng.

"Bunyi pretek-pretek seperti mercon tapi dilihat ada asap mengepul," katanya, yang kemudian membangunkan suami dan anaknya serta pengurus klenteng.

Ia pun kemudian berlari membangunkan warga sambil berteriak ada kebakaran.

"Saya panik berlari ke pos polisi lalulintas di depan pasar," kata warga RT 2 RW 3 Desa Sudagaran, Banyumas ini.

Sekembali melapor, ia melihat api sudah membakar atap. Tak lama kemudian, Damkar Banyumas datang melakukan pemadaman.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.30. Kerugian kebakaran yang diduga dari api lilin diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

(Tribunjogja.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved