Lebaran 2012
Besok, Puncak Arus Balik
Puncak arus balik dari Yogyakarta di Terminal Giwangan diperkirakan terjadi Minggu (27/8/2012).
Penulis: Rina Eviana Dewi | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puncak arus balik dari Yogyakarta di Terminal Giwangan diperkirakan terjadi Minggu (27/8/2012). Tiket bus reguler ke berbagai tujuan untuk keberangkatan Sabtu ini sudah ludes terjual sejak kemarin.
Perusahaan Otobus (PO) di Terminal Giwangan telah menyiapkan armada bus cadangan untuk menampung penumpang arus balik. Wakil Ketua Paguyuban Agen Bus Malam (Pabima) Giwangan, Antonius Sunarjo mengatakan tiket bus reguler yang habis khususnya untuk tujuan Jakarta dan beberapa kota di Pulau Sumatera.
Lantaran tiket reguler habis terjual, 20 PO yang ada di Terminal Giwangan menyiapkan bus cadangan. "Rata-rata tiap PO menyediakan tambahan armada bus lima bus cadangan," jelasnya di Terminal Giwangan, Jumat (24/8/2012). Akan tetapi calon penumpang yang tidak kebagian tiket reguler, harus membayar tiket bus cadangan lebih mahal.
Ia mencontohkan jika tiket bus reguler tujuan Jakarta kelas VVIP Rp 275 ribu saat arus balik, maka untuk harga tiket bus cadangan naik menjadi Rp 325 ribu. "Kita jelaskan ke penumpang soal bus cadangan dan harganya. Karena memang yang reguler sudah habis," imbuhnya. Menurut dia bus-bus tambahan tersebut rata-rata jenis bus pariwisata.
Kepala UPT Terminal Giwangan, Imanuddin Aziz menambahkan tercatat hingga Kamis (23/8/2012) kemarin saja 38 bus cadangan tujuan Jakarta sudah diberangkatkan dari Terminal Giwangan mengangkut penumpang arus balik.
Ia memperkirakan mulai Sabtu hingga puncak arus balik pada Minggu besok semua bus cadangan yang disediakan PO akan diberangkatkan untuk mengangkut penumpang. Diperkirakan saat puncak arus balik besok jumlah penumpang yang berangkat dari Giwangan sekitar 35 orang.
Aziz mencatat sejak H-7 sampai H+3 lebaran penumpang berangkat lebih banyak yakni 316.513 orang. Sementara penumpang datang hanya 323.798 orang.
Puncak arus balik penumpang yang menggunakan jasa kereta api juga diprediksikan mencapai puncaknya Minggu besok. Sebelumnya Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 6, Eko Budiyanto, mengatakan diperkirakan penumpang kereta api yang berangkat dari Daop 6 sekitar 11 ribu penumpang.
Sesuai perhitungan jumlah kapasitas penumpang kereta reguler yakni 8500 penumpang dari 16 keberangkatan kereta api. Sementara kereta ekstra lebaran sebanyak enam keberangkatan daya tampung lebih kurang 2500 penumpang.
“Daop 6 kali ini menjalankan 6 kereta ekstra tambahan, yaitu Argo Dwipangga, Argo Lawu,
Lodaya (2), dan Taksaka (2),” jelas Eko.
Jika dibandingkan masa angkutab lebaran sebelumnya kata Eko jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api turun hingga 10 persen. Itu lantaran pemberlakuan tiket sesuai tempat duduk. “Lebaran tahun lalu masih ada toleransi penumpang berdiri sampai 50 persen untuk KA ekonomi,” katanya. (evn)