Kirana Tenteram Lihat Suiseki Bernilai Ratusan Juta Rupiah

Kirana Yulianto memiliki puluhan batu berharga mahal, termasuk suiseki berharga ratusan juta rupiah.

Editor: jun
Kirana Tenteram Lihat Suiseki Bernilai Ratusan Juta Rupiah - batu-kirana-YOGYA.JPG
TRIBUN JOGJA/KOLEKSI PRIBADI
Ny Kirana Yulianto dan sebagian koleksinya.
Kirana Tenteram Lihat Suiseki Bernilai Ratusan Juta Rupiah - batu-giok-YOGYA.JPG

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Theresia Andayani 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ny Kirana Yulianto (51) memiliki puluhan batu berharga mahal, termasuk suiseki berharga ratusan juta rupiah. Koleksinya terus bertambah karena dia memang hobi mengumpulkan batu-batu tersebut, dan merasakan ketenetraman berada di dekatnya.


“Saya juga penggemar suiseki. Ada yang berwarna cokelat dan hijau. Kalau melihat batu-batuan ini hati saya jadi tenteram,” ujarnya, ketika ditemui Tribun Jogja di kediamannya, di Jalan Diponegoro 106, Yogyakarta, Rabu (26/1/2011).


Berbagai jenis batuan berharga dan patung keramik kini dimiliki Kirana. Antara lain, batu kristal swarowsky, batu obsedian, suiseki, dan batu giok. Lemari kaca di sudut ruang kerjanya, berisi penuh barang-barang koleksinya.


Tampak, misalnya, kristal bening, kristal swarowsky berbentuk hewan kelinci, anjing, panda, koala, sepasang angsa, dan batu permata ditata rapi. Sisanya, pada satu rak di bawahnya, disimpan acak koleksi kristal. Ada yang berbentuk sepasang lumba-lumba, jantung hati, perahu layar, dan kristal berbentuk empat gadis cantik yang membawa bunga teratai yang dibeli di Jakarta , dan merupakan favorit Kirana.


Hanya, pemilik Kencana Photo ini enggan disebut sebagai kolektor meski punya puluhan batu berharga. Sebab, ia merasa koleksinya hanya untuk dinikmati pribadi, tidak pernah dipertunjukkan kepada komunitas pecinta batu.


Ia pun merasa tidak sekaliber kolektor yang murni berburu muntuk mendapat barang-barang yang bernilai seni tinggi. “Saya hanya penggemar barang yang bernilai seni tinggi. Nggak perlu disebut kolektor,” ujarnya, merendah. 


Barang yang pertama kali dikoleksi adalah keramik tiongkok yang dibelinya saat berjalan-jalan ke Beijing, tahun 1991. Mulai dari situ, lama-lama keterusan, setiap jalan-jalan ke luar negeri selalu mencari barang-barang yang memiliki nilai seni tinggi.


Bahkan kadang-kadang tak perlu ke luar negeri, di dalam negeripun sama saja. Kalau di pusat perbelanjaan di Jakarta, misalnya Plaza Senayan dan Plaza Indonesia, Kirana melihat barang bagus, akan langsung dibeli.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved