Layanan Publik Yogya
Ringroad Barat Jadi Ajang Balapan Liar
Warga menduga PJU di kawasan itu sengaja dipadamkan, karena kawasan itu sering dijadikan tempat balapan liar.

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Suparyono (51) pedagang angkringan di persimpangan Ringroad Barat, wilayah Kronggokan menurutkan, sudah dua minggu lebih penerangan jalan umum (PJU) di kawasan itu padam. Ia menduga, hal disengaja dilakukan karena Ringroad Barat sering dijadikan tempat balapan liar.
Ia mengaku paham dengan perilaku para pembalap liar di ringroad barat tersebut “Dari jam 12 malam, dan kalau tidak hujan pasti mereka main balapan di sini,” ungkap Supriyono, Selasa (11/1/2011).
Hal yang sama juga diungkapkan Trini (46) pedagang angkringan di ujung jembatan Kronggokan. Meskipun tidak berjualan malam hari, namun ia tahu banyak tentang informasi balapan liar. Maklum, rumahnya berada di sekitar Ringroad Barat.
“Lewat jam 12an, pasti sudah mulai berisik dengan suara-suara motor balapan liar. Saya sudaah terbiasa,” kata Trini.
Ia mengungkapkan, jika malam Minggu malah jarang digelar balapan liar karena ada patroli polisi. “Saya pernah dengar, Polisi mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan balapan liar,” ungkap Trini.
Heri Dwijayanto (23) juga mengungkapkan hal sama. Warga kecamatan Kasihan ini membenarkan jika jalan Ringroad Barat ini memang terkenal sebagai arena balapan liar. Menurutnya ia sering menyaksikan balapan liar yang dilakukan oleh warga sekitar ketika Subuh di Bulan Puasa. “Yang sering saya lihat sih di Ringroad Barat, depan UMY,” tambah Heri. (*)