Deklarasi Candibinangun
Slemania Konvoi Dukung Penetapan di Candibinangun
Dukung penetapan karena tak ingin RUUK terbengkalai
TRIBUNJOGJA.COM/HANAN WIYOKO
Sekitar 150 Suporter Slemania berbondong-bondong dukung Deklarasi Penetapan di Candibinangun (29/12)
Laporan Wartawan Tribun Jogja : Hanan Wiyoko
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Konvoi sepeda motor
terlihat mengular memasuki jalan desa di sisi barat lapangan Baratan, kelurahan Candibinangun,
Pakem, Sleman, Rabu (29/12/2010).
Para remaja dan pemuda yang berusia
sekitar 17-30 tahun itu terlihat mengenakan kaos seragam berwarna hijau dengan
tulisan 'Slemania' di bagian punggung.
Ya, sekitar 150 orang itu adalah suporter klub sepakbola asal Sleman. Siang ini, mereka yang terbiasa datang ke stadion sepakbola ini sengaja datang untuk bergabung di acara deklarasi pro penetapan Sri Sultan HB dan Pakualam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
"Slemania mendukung penetapan. Sebagai orang Jogja, kami mendukung penetapan," kata Sekretaris Slemania, M. Sanusi di lokasi.
Kata dia, bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan mengkoordinir sebagian pendukung Slemania dan mempersiapkan atribut. Atribut yang dibawa antara lain spanduk dan bendera.
"Selain naik motor ada juga yang datang dengan mobil. Kami tidak ingin masalah ini (RUUK) terbengkalai. Jadi kami mendukung penetapan," imbuh Sanusi.
Sanusi menyatakan, sebagian suporter tidak bisa datang karena ada yang mendukung timnas dalam final Piala AFF di Jakarta.
Ya, sekitar 150 orang itu adalah suporter klub sepakbola asal Sleman. Siang ini, mereka yang terbiasa datang ke stadion sepakbola ini sengaja datang untuk bergabung di acara deklarasi pro penetapan Sri Sultan HB dan Pakualam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
"Slemania mendukung penetapan. Sebagai orang Jogja, kami mendukung penetapan," kata Sekretaris Slemania, M. Sanusi di lokasi.
Kata dia, bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan mengkoordinir sebagian pendukung Slemania dan mempersiapkan atribut. Atribut yang dibawa antara lain spanduk dan bendera.
"Selain naik motor ada juga yang datang dengan mobil. Kami tidak ingin masalah ini (RUUK) terbengkalai. Jadi kami mendukung penetapan," imbuh Sanusi.
Sanusi menyatakan, sebagian suporter tidak bisa datang karena ada yang mendukung timnas dalam final Piala AFF di Jakarta.