Deklarasi Candibinangun

Bendera Keraton Bersanding dengan Merah Putih

Bendera atau panji Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dikibarkan bersebelahan dengan bendera sang Saka Merah Putih

Bendera Keraton Bersanding dengan Merah Putih - IMG_75081.JPG
TRIBUNJOGJA.COM/ADE RIZAL
Bendera Keraton Ngayogyakarta berkibar di sepenjuru area deklarasi di lapangan Candibinangun (19/12)
Bendera Keraton Bersanding dengan Merah Putih - IMG_75491.JPG
TRIBUNJOGJA.COM/ADE RIZAL
Bendera Keraton Bersanding dengan Merah Putih - Bendera_Ngayogyakarta_dikibarkan_bersanding_dengan_Sang_Saka_Merah_Putih_di_Candibinangun_(2912).jpg
TRIBUNJOGJA.COM/ADE RIZAL
Bendera Keraton Bersanding dengan Merah Putih - IMG_7531.JPG
TRIBUNJOGJA.COM/ADE RIZAL
Laporan Wartawan Tribun Jogja : Hanan Wiyoko


TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bendera atau panji Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dikibarkan bersebelahan dengan bendera sang Saka Merah Putih, Rabu (29/12) di lapangan Candibinangun, Pakem, Sleman.

Acara pengibaran bendera berwarna kuning dengan lambang keraton tersebut dilakukan untuk menandai penggalangan dukungan pro penetapan.

Pengibaran bendera dilakukan oleh tiga orang pengurus dukuh di Candibinangun, Kardio, Nurhadi, dan Sumaryati. Acara yang dilakukan sekitar pukul 10.45 itu disaksikan oleh ribuan warga Jogja yang berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Sebelum bendera dikibarkan, terlebih dahulu dikumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah selesai, tiga petugas kemudian bertugas mengibarkan bendera keraton tersebut di tiang besi setinggi kira-kira 10 meter. Disamping tiang, sudah dikibarkan terlebih dahulu sang saka merah putih pada tiang bambu yang lebih panjang.

Saat bendera dikibarkan, pembawa acara yang berada di panggung membacakan syair Jogja Istimewa. Sementara itu, pandangan mata para peserta tampak tertuju pada bendera yang sedang dinaikkan. 
Tidak ada penghormatan, hanya sikap tegak yang ditunjukkan para peserta.

Pengibaran bendera semacam ini marak dilakukan dan mudah ditemui di kanan dan kiri jalanan, di wilayah pedukuhan di Sleman untuk mendukung status keistimewaan Yogyakarta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved